Redaksi : Rabu, 02 September 2020 14:07
Ilustrasi

MOJOKERTO, BUKAMATA – Selasa malam, 1 September 2020. Sutiman (62), juragan rongsokan asal Dusun Sidoduwe, Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto hendak membeli bensin botolan.

Tiba-tiba didatangi mantan kulinya, Heri. Keduanya sempat cekcok mulut, sebelum Heri mengayunkan sabit yang dia bawa ke leher Sutiman.

Kaseman (54) yang hendak membeli mi, melihat jelas peristiwa itu. Dia lalu berteriak minta tolong.

“Pada saat itu, saya ini berada di belakang korban, karena mau membeli mie, jadi saya tau. Tadi itu korban ini tiba-tiba dihadang oleh Heri (pelaku) dan langsung dibacok,” ungkapnya.

Menurutnya, kejadian tersebut terjadi secara tiba-tiba, Heri yang pada saat itu berada di depan rumah mendadak menghampiri korban dan langsung membacok tubuh korban beberapa kali mengunakan sabit.

“Tadi saya teriak minta tolong pada saat tahu itu, dan kondisi di lokasi juga sepi. Saya juga bingung mau menolong, wong korban sampai terjatuh dari motornya, korban dibacoki terus pada bagian leher dan punggung mungkin,” tambahnya.

Mendengar teriakan, warga di sekitar lokasi langsung datang dan berusaha melerai. “Sabit yang dibawa oleh Heri langsung dibuang oleh warga. Sedangkan korban langsung dilarikan ke rumah sakit,” tegasnya.

Anak korban, Maratussoliha mengatakan, pelaku sudah satu tahun tak bekerja.

“Ya kemungkinan dia ini sakit hati karena sudah tak bekerja. Ditambah tidak terima dengan ucapan bapak saat terjadi cekcok. Kemungkinan seperti itu,” ungkapnya saat ditemui di kamar jenazah RSUD Kota Mojokerto pada Selasa (1/9/2020) malam.

Sementara itu, Kompol Suhariyono Kapolsek Jetis mengatakan, pelaku sudah berhasil diamankan dan saat ini tengah didalami oleh petugas kepolisian.

Dia juga membenarkan jika pelaku merupakan mantan karyawan korban. “Keterangan dari saksi, pelaku ini merupakan karyawan korban. Pelaku sudah kita amankan sekarang masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.