BULUKUMBA, BUKAMATA - Minggu, 30 Agustus 2020. Panambai (70), bermain ketapel. Kerikilnya mengenai rumah tetangganya di Dusun Tujuan Raya, Desa Mattirowalie, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel.
Karena rumahnya kena ketapel, pemilik rumah, Hj Nenneng (80) keluar dari rumah. Dia mengecek siapa yang telah melempar rumahnya. Dia pun melihat Panambai memegang ketapel.
Bukannya minta maaf, Panambai malah mengayunkan parang ke Hj Nenneng. Itu diungkap Kepala Desa Mattirowalie H Jupri.
"Setelah Hj Nenneng keluar dari rumahnya, pelaku langsung menganiaya korban dengan cara memarangi korban pada bagian kepala, hidung, lengan kanan atas, paha kanan dan perut bagian bawah kiri," jelasnya.
Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Balibo. Sayang, karena luka yang parah, nyawa korban tak tertolong.
Pelaku sempat melarikan diri, namun berhasil ditangkap warga. Bahkan dia sempat dihakimi beramai-ramai. Untung polisi dari Polsek Kindang, cepat tiba di lokasi dan menghalau massa.
Sebelum dibawa ke Polsek Kindang, pelaku dibawa ke rumah sakit untuk menjalani penanganan medis akibat amukan massa. Usai itu, pelaku menjalani pemeriksaan intensif di kantor kepolisian.
Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa dan sering menganggu korban yang tinggal bersebelahan rumah. Namun motif pembunuhan masih diselidiki petugas.
“Sementara kami tetap akan memproses pelaku,” ujar petugas, Senin (31/8/2020).
Korban Hj Kennang tinggal sebatang kara. Dia masih memiliki hubungan kekerabatan dengan pelaku, Panambai.
BERITA TERKAIT
-
Tragis! Seorang Ibu di Bone Tewas Dianiaya Anak Kandung
-
Oknum TNI AU Tikam Pria di Makassar Hingga Tewas
-
Emosi Ditantang Duel, Pemilik Kontrakan di Bone Tikam Tamu Penyewa Hingga Tewas
-
Diplomat Indonesia Zetro Purba Tewas Ditembak OTK di Peru
-
Pelaku Pembunuhan Sadis di Selayar Dinyatakan Alami Gangguan Jiwa, Polisi Serahkan ke Dinsos