POLEWALI, BUKAMATA - AR (19) terpaksa menginap di kantor polisi. Remaja di Polewali Mandar itu telah menganiaya ibu kandungnya, ST (35), hingga pingsan.
Kanit Reksrim Polsek Tapango Ipda Basroi memaparkan kronologinya.
Sabtu, 22 Agustus 2020. Siang itu pukul 12.00 Wita. Pada sebuah rumah di Desa Banato Rejo, Kecamatan Tapango, Polman, pelaku AR meminta ibunya agar menelepon showroom tempatnya membeli mobil. Dia meminta mobilnya diganti karena rusak.
Namun ibunya menjawab, kalau showroom masih libur. Pelaku AR kesal. Dia tidak menerima alasan ibunya. Pelaku AR langsung mengamuk dan melemparkan botol piloks ke arah ibunya.
Setelah dilempar oleh pelaku, korban langsung kabur menyelamatkan diri ke rumah tetangganya. Namun pelaku AR tetap mengejar dan memukul korban dengan besi gorden. Akibatnya sang ibu pingsan.
Melihat ibunya pingsan, pelaku langsung melarikan diri dan bersembunyi di rumahnya.
Saat korban siuman, dia langsung melaporkan AR ke pihak kepolisian.
"Karena merasa keberatan, setelah sadarkan diri, korban langsung mendatangi Polsek Tapango untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya," Ujar Ipda Basroi.
Setelah menerima laporan korban, Polisi bergerak cepat. Pelaju diamankan bersama barang bukti besi yang dipakai menganiaya ibunya.
BERITA TERKAIT
-
CCTV di Lokasi Dugaan Penganiayaan oleh Ketua DPRD Bone Rusak, Polisi Lanjut Periksa Saksi
-
Dugaan Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong Dipanggil BK
-
Ketua DPRD Bone Terlapor Kasus Penganiayaan, Beda Versi Keterangan Saksi dan Korban
-
Pemerintah Pastikan Proses Hukum Kasus Dugaan Kekerasan Perempuan di Cirebon Berjalan Profesional
-
Cinta Ditolak, Pelajar 17 Tahun Tega Habisi Nyawa Petugas Kebersihan di Luwu Timur