Redaksi
Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2020 09:19

Ilustrasi perang antar kampung di Papua
Ilustrasi perang antar kampung di Papua

Warga Dua Kampung Minta Izin Perang 3 Hari, Polisi Sigap Damaikan

Warga dua kampung di Papua sudah minta izin perang selama tiga hari. Hari pertama perang, ada 8 korban. Hari kedua berhasil dicegah.

WAMENA, BUKAMATA - Rabu, 19 Agustus 2020, warga dua kampung di Jayawijaya, Papua, meminta izin perang selama tiga hari. Mereka melengkapi diri dengan senjata tradisional.

Pada perang Rabu itu, ada delapan orang dilarikan ke rumah sakit, akibat luka-luka. Aparat kepolisian tak ingin kecolongan lagi.

Polres Jayawijaya, turun ke lokasi mencegah perang terjadi lagi, pada Kamis, 20 Agustus 2020.

Kapolres Jayawijaya Papua AKBP Dominggus Rumaropen bersama Wakapolres dan personel yang berada di lokasi perang, terus menyampaikan imbauan perdamaian dan, sejak Kamis (20/8) pagi hingga sore pukul 18.00 WIT, tidak terjadi perang.

"Kedua pihak minta untuk perang, minta aparat berikan kesempatan mereka berperang tiga hari. Tetapi tentunya tidak mungkin kami berikan izin untuk mereka berperang karena kita sayang kepada warga. Jangan sampai di kedua belah pihak jatuh korban jiwa lagi," kata Dominggus.

Pada hari kedua ini tidak terdapat korban jiwa seperti hari pertama pada Rabu (19/8/2020), yang mengakibatkan delapan warga dilarikan ke RSUD Wamena karena mengalami luka-luka akibat senjata tradisional.

Massa masing-masing kelompok yang mempersenjatai diri dengan senjata tradisional pada Kamis ini diperkirakan jumlahnya di atas 1.000 orang.

"Hari ini sebenarnya berlanjut dengan perang, tetapi kita bisa gagalkan perang itu. Mudah-mudahan besok dan beberapa hari ke depan perasaan emosi mereka bisa turun. Kita mediasi agar masalah ini diselesaikan tanpa perang," katanya.

Untuk mengantisipasi terjadinya perang itu, personel kepolisian sudah disiagakan di lokasi perang sejak pagi hari hingga pukul 18.00 WIT. Personel juga ditempatkan di empat titik untuk membatasi jumlah dukungan massa masing-masing kampung dari distrik maupun kabupaten lain.

Rencananya, kepolisian akan kembali ke lokasi perang pada Jumat (21/8/2020) untuk melakukan pencegahan lagi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Papua

Berita Populer