Redaksi
Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2020 11:19

Muh Arif Bochari memperlihatkan ijazah almarhumah putrinya. (Foto: Detik)
Muh Arif Bochari memperlihatkan ijazah almarhumah putrinya. (Foto: Detik)

Tangis Ayah Pecah Saat Tahu Almarhumah Putrinya Cumlaude di Wisuda UIN Alauddin Makassar

Seorang ayah tak mampu menahan tangis. Almarhumah putrinya meraih predikat cumlaude pada wisuda di UIN Alauddin Makassar.

MAKASSAR, BUKAMATA - Mengenakan batik cokelat, tangan Muh Arif Bochari (50), bergetar saat menerima ijazah dari Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Drs. Hamdan Juhannis M.A, Ph.D, Selasa, 11 Agustus 2020.

Air bening membayang di kedua matanya. Putrinya, almarhumah A Musdalifa Arif (20), meraih nilai indeks prestasi kumulatif, 3,90. Itu sudah cumlaude.

Mahasiswi Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Alauddin Makassar itu, meninggal dalam kecelakaan tunggal Mei 2020 lalu. Saat itu, Musdalifa dalam perjalanan pulang dari menjenguk temannya di Bulukumba.

Turun dari panggung wisuda, tangis Arif Bochari makin tak terbendung. Tangisnya pecah kala turun dari panggung wisuda. Tamu yang hadir ikut meneteskan air matanya.

Arif Bochari bilang, sebelum meninggal, putrinya mengaku akan memberi tempat spesial kepada kedua orang tuanya pada hari wisudanya nanti. Di VIP. Dia juga mengaku akan melanjutkan S2-nya di Kediri.

Musdalifa juga sudah menyiapkan pakaian wisudanya. Salah seorang rekan Musdalifa, Dian Purnama Sari mengaku cukup dekat dengan almarhumah semasa hidupnya. Almarhumah dikenal sebagai mahasiswi yang aktif dan ceria selama proses belajar mengajar di kampus.

Almarhumah kata Dian, merupakan mahasiswi yang tekun dan akan selesai lebih cepat. Juga sangat serius mengurus skripsi hingga menyiapkan baju jelang hari wisudanya nanti.

#UIN Alauddin Makassar #Kisah sedih