Laga Panas di BJ Habibie Pare-pare: Persib Menang, Suporter PSM Meradang
17 Mei 2026 23:52
Jasad mahasiswi S2 kembali digali. Diduga tewas dibunuh. Bukan gantung diri.
MATARAM, BUKAMATA - Kuburan LNS kembali digali. Kematian mahasiswi S2 berinisial LNS itu, diduga tewas dibunuh.

Awalnya dianggap bunuh diri. Karena jasadnya ditemukan tergantung di ventilasi rumah.
Sabtu sore, 25 Juli 2020, sekitar pukul 16.30 Wita, LNS yang baru diterima lulus di S2 Fakultas Hukum Universitas Mataram, tewas, di salah satu rumah yang ada di Perumahan Royal Mataram, kawasan Lingkar Selatan, Kota Mataram.
Jenazahnya ditemukan oleh Titi, teman dekatnya. Kondisinya tergantung pada seutas tali jemuran di ventilasi rumah.
Polisi menduga korban tewas karena dibunuh. Hal itu diketahui berdasarkan hasil olah TKP dan hasil visum. Namun demikian kepastian arah pengembangan penyelidikannya masih menunggu hasil autopsi dari dokter forensik.
"Jadi dari hasil pendalaman, mulai dari olah TKP, terus hasil visum rumah sakit, jelas kami duga itu (tindak pidana pembunuhan), tapi masih kami kembangkan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Kombes Hari Brata, di Mataram.
Hari mengaku sudah menerima laporan pengaduan dari pengacara keluarga LNS dari Persatuan Advokat Montani Para Liberi, Fakultas Hukum Universitas Mataram, yang menyebutkan adanya dugaan tindak pidana pembunuhan.
Bahkan laporannya telah ditindaklanjuti dengan melakukan gelar perkara bersama tim penyelidik dari Polsek Ampenan, juga Polresta Mataram. Laporan tersebut dikatakan Hari masuk dalam arah pengembangan penyelidikannya.
"Makanya kami gelar, kami dalami kembali dugaan adanya Pasal 338 KUHP (tindak pidana pembunuhan) itu," ucap dia.
Dalam laporan yang masuk pada akhir pekan lalu, Persatuan Advokat Montani Para Liberi melampirkan keterangan terkait kejanggalan dalam kasus kematian LNS.
Kejanggalan itu dilihat dari luka lebam di bagian bawah ketiak kiri dan kanan; perut tengah atau ulu hati; dan luka cakar di bawah perut. Ada juga ditemukan pendarahan ketika jenazah LNS dimandikan.
Dengan ciri-ciri tersebut, Persatuan Advokat Montani Para Liberi mengindikasikan, LNS meninggal bukan karena gantung diri melainkan ada peristiwa yang menyebabkannya tewas dengan posisi tergantung di ventilasi rumah.
17 Mei 2026 23:52
17 Mei 2026 21:51