"Biar Malaikat Melamar Juga Saya Tolak," Ucapan Ini yang Bikin Dosen Bunuh Perawat Cantik Alumni Makassar
Sakit hati menjadi motif dosen di Bima membunuh pacarnya, seorang perawat di kota itu.
BIMA, BUKAMATA – AS (31) begitu geram. Ucapan calon mertuanya terus terngiang di telinganya. Begitu menusuk hatinya.

Hari itu, AS menemui calon mertuanya, orang tua dari Intan Mulyatin (25), wanita yang sudah 4 tahun dipacarinya. Pertemuan di rumah Intan di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat.
AS bermaksud melamar perawat lulusan perguruan tinggi kesehatan di Kota Makassar, Sulsel itu. Hubungan 4 tahun dia rasa sudah cukup untuk mengenal siapa calonnya. AS sudah mengutarakan niat baiknya. Giliran orang tua Intan. Namun, jawaban yang diterima AS bagai guntur di siang bolong.
“Walaupun malaikat yang datang, saya akan tetap tolak,” ucapan itu meluncur dari ibu Intan.
AS kaget. Kata-kata itu sungguh menusuk hatinya. Padahal, AS merasa dia yang membiayai kuliah Intan selama menuntut ilmu di perguruan tinggi kesehatan di Kota Makassar, Sulsel. Meski kemudian, ucapan itu diralat AS.
Hari itu, Rabu, 5 Agustus 2020. Pagi itu, dia menguntit Intan sedang mengantar ibunya ke pasar. Lalu saat kembali dia mengadang Intan. Pukul 08.30 Wita saat itu.
Dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Mbojo Bima itu lalu mengeluarkan pisau yang dibawanya. Kemudian menikam Intan tepat di ulu hati. Intan pun tewas seketika di TKP.
AS dan Intan masih memiliki hubungan keluarga. Rekan-rekan AS tak menyangka. Selama ini, AS dikenal sebagai dosen yang baik, gaul, dan suka menghibur. Pembawannya humoris.
“Dia bukan tipikal orang yang tempramen, makanya kami sempat tidak percaya (dia) sebagai pelaku,” ucap Pembantu Ketua (Puket) III STISIP Mbojo Bima, Tasrif, seperti dikutip dari bimakini.com, Rabu (5/8/2020) lalu.
Menurut Tasrif, AS kerap bercerita lucu saat bercengkrama dengan sesama dosen STISIP.
“Atas kejadian ini tentu semua diserahkan pada proses hukum dikepolisian, kami turut berduka atas kejadian ini,” tambah Tasrif.
Kapolres Kota Bima AKBP Haryo Tejo mengatakan, saat ini pelaku masih diperiksa penyidik Polres Kota Bima.
News Feed
Ikatek Unhas Borong Dua Gelar, Tampil Dominan di AAS Cup II 2026
18 Mei 2026 12:03
Laga Panas di BJ Habibie Pare-pare: Persib Menang, Suporter PSM Meradang
17 Mei 2026 23:52
Bungkam Juku Eja di Parepare, Persib Bandung Amankan Tiga Poin Krusial!
17 Mei 2026 21:51
Berita Populer
18 Mei 2026 12:09
18 Mei 2026 12:03
