MAKASSAR - Insiden ledakan besar terjadi di kawasan pelabuhan Beirut (Port of Beirut), Lebanon, Selasa (4/8/2020) pukul 18.02 waktu setempat.
Kejadian tersebut menyita perhatian dunia. Sebab sebagian Kota Beirut mengalami kerusakan parah. Dugaan sementara, ledakan bersumber dari gudang penyimpanan amonium nitrat atau kembang api.
Data terbaru menyebut 78 orang meninggal dunia akibat ledakan hebat tersebut. Sementara total korban luka mencapai hampir 4.000 orang, termasuk seorang warga negara Indonesia (WNI).
Bek PSM Makassar asal Lebanon, Hussein El Dor beruntung. Ia selamat dari musibah mengerikan tersebut.
Kepada Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim, Hussein mengirimkan pesan. Ia mengaku tinggal sangat dekat dengan lokasi kejadian tersebut.
"Alhamdulillah, kami semua aman. Kami sangat dekat pada saat (kejadian) itu," kata Hussein dalam pesan WhatsApp-nya kepada Sulaiman.
Hussein menggambarkan bagaimana hancurnya Kota Beirut akibat ledakan itu. Ia pun berharap agar semua orang mendoakan seluruh warga Kota Beirut, khususnya para korban ledakan.
"Sangat hancur. Sulit dipercaya. Terima kasih banyak, kami hanya butuh doa kalian semua," demikian Hussein.
Hussein sendiri baru direkrut PSM jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2020. Sejak kompetisi ditunda akibat pandemi Covid-19, Hussein memilih kembali ke Lebanon berkumpul bersama keluarganya.
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026: MO PSM Makassar Sulaiman, Ramal Jepang Bakal Ukir Sejarah Baru
-
Stadion BJ Habibie Tak Lagi Angker, PSM Makassar Nyaris Terlempar ke Jurang Degradasi
-
Laga Panas di BJ Habibie Pare-pare: Persib Menang, Suporter PSM Meradang
-
Wali Kota Parepare Prihatin Aksi Anarkis Suporter Pascakekalahan PSM Makassar
-
Bungkam Juku Eja di Parepare, Persib Bandung Amankan Tiga Poin Krusial!