Aswad Syam
Aswad Syam

Jumat, 31 Juli 2020 12:59

Polisi menghadirkan dua pelaku pembunuhan majikan, dalam konferensi pers.
Polisi menghadirkan dua pelaku pembunuhan majikan, dalam konferensi pers.

Terbangun Saat Perhiasan Dicuri, Majikan Dihujani Gunting oleh Suami Pembantunya

Sepasang suami istri membunuh majikannya, seorang pemilik kos.

SIDOARJO, BUKAMATA - Mahdalena Tien Kartini (67) menggelengkan kepala. Saat pembantunya, Hesti meminjam uang. Hesti pun melangkah dengan gontai, saat tak dipinjamkan uang.

Jumat, 24 Juli 2020, pukul 10.00 WIB kala itu. Hesti dan suaminya yang berprofesi sebagai sopir taksi, mengendap-endap masuk ke kamar Mahdalena di rumahnya di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Saat itu Mahdalena sedang tidur.

Hesti pun menggeledah seisi kamar. Mengambil perhiasan juga uang. Tiba-tiba Mahdalena terbangun. Hesti dan Sainudin kaget. Sontak Sainudin menutup tubuh Mahdalena dengan selimut.

Namun, Mahdalena terus berontak. Hesti menyodorkan gunting ke suaminya. Sainudin lantas menghujamkan gunting berkali-kali ke arah perut dan punggung. Mahdalena masih berontak. Akhirnya tusukan gunting diarahkan ke kepala dan leher.

"Iya berulang kali," jawab Sainudin di sela menjalani pemeriksaan di Polresta Sidoarjo, Kamis (30/7/2020) kemarin.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengatakan, setidaknya ada 22 kali tusukan. Sampai akhirnya korban tewas tertelungkup di kamar tidurnya.

Setelah korban dipastikan tak bergerak, Sainudin menuju dapur untuk mencuci tangan dan gunting yang berlumuran darah.

Sedangkan Hesti mengambil sejumlah perhiasan emas milik korban, uang dan dua kartu ATM.

Usai mendapatkan yang diinginkan, pasangan suami istri tersebut kembali ke kamar kosnya.

Dari sana, mereka lantas berusaha kabur. Keduanya lari ke Bali menggunakan travel.

Mereka juga sempat menguras isi ATM korban dan menggasak sekitar Rp60 juta dari beberapa kali penarikan.

Selain menginap di hotel, pasangan suami istri pembunuh ini sempat berfoya-foya dengan uang hasil kejahatannya.

Mereka juga berencana dari Bali hendak terbang ke Balikpapan.

Tapi, keduanya keburu dijemput petugas Reskrim Polresta Sidoarjo.

"Perhiasan korban belum sempat dijual, kita amankan sebagai barang bukti," ucap dia.

"Juga ada sisa uang Rp6 juta, dan beberapa barang bukti lainnya," lanjut Sumardji.

Saat ini, pasangan suami istri pembunuh sadis itupun harus meringkuk di dalam sel. Terancam hukuman selama 15 tahun.

#Pembunuhan