Aswad Syam
Aswad Syam

Kamis, 30 Juli 2020 11:58

Ruko terbakar di Jl Nusantara, Makassar.
Ruko terbakar di Jl Nusantara, Makassar.

Pria yang Tewas di Ruko Terbakar di Makassar, Diduga Korban Pembunuhan

Mayat yang ditemukan di ruko terbakar di Makassar, diduga korban pembunuhan. Pasalnya ditemukan di atas kasur. Korban kebakaran, umumnya ditemukan di dekat jendela, pintu, atau di kamar mandi.

MAKASSAR, BUKAMATA - Selasa, 28 Juli 2020. Jarum jam menunjukkan pukul 12.00 Wita. Api berkobar di sebuah ruko, di kawasan tempat hiburan malam di Jalan Nusantara, Kelurahan Pattunuang, Kecamatan Wajo, Makassar.

Petugas pemadam kebakaran baru bisa menjinakkan api pada pukul 15.45 Wita. Saat masuk di dalam sebuah kamar, petugas melihat ada mayat gosong di atas tempat tidur. Posisinya telungkup. Seorang pria.

Namun, polisi curiga pria itu bukan tewas karena kebakaran. Melainkan karena tertelungkup.

"Iya, kecurigaannya itu (korban pembunuhan)," ujar Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP M Kadarislam, Kamis (30/7/2020).

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan kemudian membuat laporan hasil autopsi jenazah tersebut. Hasil pemeriksaan labolatorium forensik tersebut, lantas membuat polisi turun tangan melakukan olah TKP pada Selasa (28/7/2020).

"Maka pas dicek di TKP ditemukanlah topi laki-laki, KTP yang perempuan itu, ini mau kita cek, dalami siapa pemiliknya gitu kan, terus ada buku tabungan juga di situ," katanya.

Kadarislam bilang, kecurigaan bahwa pria tersebut adalah korban pembunuhan, karena posisi korban yang mencurigakan saat jasadnya ditemukan.

Petugas pemadam kebakaran kata Kadarislam bilang, biasanya kalau terjadi kebakaran, posisi korban itu dekat jendela, dekat pintu atau dalam kamar mandi. Karena pada saat itu mereka mau melarikan diri.

"Teapi ini korbannya di atas tempat tidur, menghadap ke bawah, tertelungkup," katanya.

"Dari situlah kita berangkat, apakah ada tanda-tanda kekerasan. Ini juga masih dicari (identitas) siapa ini laki-laki," imbuh Kadarislam.

Kadarislam juga menjelaskan, ruko atau lokasi kebakaran tersebut merupakan rumah kos yang saat ini sedang kosong. Pasalnya, masa kontrak yang telah habis. Di lokasi itu, korban yang tewas diduga tinggal secara ilegal dan mencuri listrik dari gedung sebelahnya.

"Terus karena kebakaran ini masih kita dalami, kalau putus listrik di situ sudah 4 bulan listrik tidak hidup, tapi di situ kita lihat di dalam ada dispenser, ternyata yang bersangkutan curi listrik dari gedung sebelah," katanya.

Diduga, sambungan ilegak itu pula yang jadi pemicu kebakaran.

#Pembunuhan #Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar

Berita Populer