JAKARTA, BUKAMATA - Sabtu, 18 Juli 2020. FK (36) tengah menggoreng ikan asin di rumahnya, Cengkareng, Jakarta Barat. Namun sang suami RJ (25), sudah kelaparan. Sedangkan FK sangat lama memasaknya.
Spontan, RJ memukul FK. Pelaku menendang, mencakar hingga menjambak dan membanting kepala istrinya ke tembok pakai tangan kosong.
Saat itu, FK sedang menggenggam ponsel. Spontan dia merekam aksi RJ. Melihat itu, RJ lantas merebut ponsel FK, lalu membantingnya.
Demikian dibeber Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius. Pelaku kata Antonius, memang diketahui memiliki watak temperamental. Pelaku kerap marah-marah tidak jelas kepada korban.
"Anak ini (suami) kan sering nabokin istrinya. Jadi, ini sebabnya dia ini temperamen, suka marah-marah nggak jelas," katanya.
Antonius bilang, pelaku dan korban telah menikah 4 tahun. Pelaku yang merupakan tukang service air conditioner (AC).
Yang menbuat pelaku tambah kesal, lantaran korban mengancam akan lapor polisi dan merekamnya dengan video.
"Istrinya juga udah ngancam 'kamu kalau mukulin lagi, saya laporin ke polisi loh ya'. Nah begitu dia dianiaya dia ngerekam dan itu bikin suami makin marah. Handphone-nya diambil terus dibanting. Nah langsung dianiaya lah. Biasanya cuma nempeleng aja. Tapi ini istrinya juga udah malas ya, udah capek tiap apa-apa ditempeleng," papar Antonius.
Pelaku kini telah ditetapkan menjadi tersangka atas tindakan penganiayaan. Pelaku diamankan di Polsek Cengkareng untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
BERITA TERKAIT
-
CCTV di Lokasi Dugaan Penganiayaan oleh Ketua DPRD Bone Rusak, Polisi Lanjut Periksa Saksi
-
Dugaan Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong Dipanggil BK
-
Ketua DPRD Bone Terlapor Kasus Penganiayaan, Beda Versi Keterangan Saksi dan Korban
-
Pemerintah Pastikan Proses Hukum Kasus Dugaan Kekerasan Perempuan di Cirebon Berjalan Profesional
-
Cinta Ditolak, Pelajar 17 Tahun Tega Habisi Nyawa Petugas Kebersihan di Luwu Timur