Pemilik Warung Sempat Usir Dua Pemuda yang Nongkrong di Malam Pembunuhan Editor Metro TV
Pada malam pembunuhan editor Metro TV, ada dua orang yang nongkrong di dekat warung, 500 meter dari TKP pembunuhan korban.
JAKARTA, BUKAMATA - Anjing pelacak itu, berkali-kali mendatangi warung di sekitar TKP pembunuhan Editor Metro TV, Yodi Prabowo di pinggir Tol JORR, Pesanggarahan, Jakarta Selatan. Pemilik warung kopi di dekat Danau Kapalio di Jalan Batako, Ulujami itu, Amir (41), mengaku sempat memergoki dua pemuda yang nongkrong di dekat warungnya pada Selasa malam, 7 Juli 2020. Sekitar pukul 21.00 WIB. Sedangkan pembunuhan Yodi, diperkirakan pada Rabu, 8 Juli 2020 dini hari.

Polisi sudah mengambil keterangan kedua pemuda itu. Amir mengenali keduanya. Tinggalnya di sekitar tempat itu. Inisialnya, E dan R. Amir yang juga petugas gugus Covid-19 setempat, waktu itu mengusir keduanya dengan alasan dilarang berkumpul.
Amir bilang, dirinya tak pernah melihat sosok Yodi. Juga pada malam itu. Warungnya sendiri selalu tutup pada pukul 18.00 WIB. Atau sebelum magrib.
Polisi yang melakukan penyelidikan menyebutkan, korban Yodi Prabowo meninggal dengan luka robek di tenggorokan, juga luka tusuk di dada hingga tembus paru.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, Yodi Prabowo tewas akibat luka senjata tajam di leher dan dadanya.
Bahkan, bagian tenggorokan Yodi Prabowo sampai robek akibat luka tusuk yang dilakukan oleh pelaku.
"Luka di leher itu mengakibatkan robek di tenggorokan. Itu yang membuat korban meninggal dunia," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Senin (13/7/2020) lalu.
Luka parah bukan hanya pada bagian leher korban saja. Namun, tusukan di dada sebelah kiri Yodi Prabowo juga menembus hingga ke paru-paru korban.
"Untuk luka di dada itu sampai menembus tulang iga dan paru-paru," ujar dia.
Polisi sudah memeriksa 23 orang saksi, guna mengungkap kematian editor MetroTV, Yodi Prabowo. "Tim penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap 23 orang saksi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (13/7/2020).
Menurut Yusri, mayoritas saksi yang diperiksa adalah orang-orang terdekat korban.
News Feed
Ikatek Unhas Borong Dua Gelar, Tampil Dominan di AAS Cup II 2026
18 Mei 2026 12:03
Laga Panas di BJ Habibie Pare-pare: Persib Menang, Suporter PSM Meradang
17 Mei 2026 23:52
Bungkam Juku Eja di Parepare, Persib Bandung Amankan Tiga Poin Krusial!
17 Mei 2026 21:51
Berita Populer
18 Mei 2026 12:09
18 Mei 2026 12:03
