Redaksi
Redaksi

Senin, 13 Juli 2020 08:23

Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda
Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda

Sekolah di Zona Hijau Akan Dibuka, Ini Imbauan Komisi X DPR RI 

Tahun ajaran baru dimulai. Sejumlah sekolah di zona hijau dibuka untuk tatap muka langsung.

JAKARTA, BUKAMATA - Sejumlah sekolah yang berada di zona hijau penyebaran virus Corona, diizinkan dibuka untuk memulai proses belajar mengajar tatap muka.

Terkait hal itu, Komisi X DPR RI meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), membentuk tim khusus untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di sekolah.

ketua Komisi X DPR Syaiful Huda mengungkapkan, Komisi X memang menyetujui dibukanya sekolah di zona hijau. Namun, dengan catatan protokol kesehatan harus diikuti.

"Memang untuk zona hijau kita menyepakati dibuka, tapi memang lagi-lagi kesiapan kan protokol kesehatannya harus dipastikan oleh pihak sekolah. Mulai pengadaan tempat cuci tangan, sabun cuci tangan, masker, hand sanitizer dan seterusnya," tutur Syaiful.

Syaiful menambahkan, karena hari ini hari pertama tahun ajaran baru, dia menyerukan kepada Kemendikbud untuk melakukan pemantauan langsung, terutama di zona hijau yang akan menyelenggarakan sekolah secara tatap muka.

Menurut Syaiful, tim khusus dibentuk on the spot langsung. Ketika ada masalah, harus diselesaikan hari itu juga, dan dilakukan evaluasi.

Syaiful juga meminta tim melakukan pengawasan yang ketat. Jika ditemukan sekolah yang tidak menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Syaiful meminta Kemendikbud mengambil tindakan tegas.

"Ketika dirasa tidak efektif dan risiko tinggi karena status yang dinamis itu kita minta Kemendikbud untuk mengambil langkah. Termasuk memberhentikan KBM (kegiatan belajar mengajar) ketika protokol kesehatan tidak bisa dilaksanakan di sekolah. Dan langsung minta menyelenggarakan PJJ (pembelajaran jarak jauh) aja," ungkapnya.

Syaiful menyebut zona risiko penularan virus Corona sangat dinamis. Untuk mencegah supaya sekolah tidak menjadi sumber penularan, maka protokol kesehatan harus diterapkan.

"Juga terkait dengan jaga jarak di kelas. Karena sekali lagi status hijau, kuning, oranye itu sangat dinamis. Hari ini hijau, bisa saja besok pagi itu jadi kuning. Sangat dinamis, itu kenapa protokol kesehatan sangat penting, supaya tidak terjadi klaster baru," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Sulsel Zona Merah #Sekolah Dibuka

Berita Populer