Kepala Kemenag Bone Dimutasi ke Bulukumba, Luwu Punya Nakhoda Baru
02 Februari 2026 23:41
Editor Metro TV, Yodi Prabowo, ditemukan tewas setelah menghilang 3 hari. Diduga dibunuh.
JAKARTA, BUKAMATA - Dinyatakan hilang tiga hari, editor Metro TV, Yodi Prabowo, ditemukan sudah tak bernyawa kemarin, Jumat 10 Juli 2020. Ada luka tusuk di tubuhnya. Diduga korban pembunuhan.
Jenazah Yodi akan dimakamkan pagi ini, Sabtu, 11 Juli 2020. Itu kata adik almarhum, Dimas. Yodi akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) di Tangerang Selatan, Banten, sekitar pukul 07.30 WIB.
Yodi ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Sebelumnya, korban dinyatakan hilang sejak 3 hari lalu.
Berdasar keterangan tertulis Polsek Pesanggarahan, jenazah Yodi ditemukan Jumat (10/7/2020) sekitar pukul 11.45 WIB. Dua hari sebelumnya, Rabu (8/7/2020) sekitar pukul 02.00, empat warga setempat melihat motor milik korban parkir di warung pengisian bensin. Keadaan mesin motor saat itu diketahui sudah dingin dan mereka tak melihat Yodi.
Warga lalu memberitahu Ketua RT setempat agar menginformasikan lanjutan ke kepolisian. Kemarin, Ketua RT diberitahukan oleh tiga bocah yang bermain layanan di pinggir Tol JORR, bahwa ada mayat lelaki dengan posisi tertelungkup.
Kepolisian menindaklanjuti pelaporan dan mengevakuasi korban, barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian yakni dompet, KTP, kartu NPWP, kartu ATM, motor korban, tiga STNK, uang Rp40 ribu, helm, jaket dan tas.
Polisi menduga Yodi Prabowo dibunuh. "Namun kami selaku penyidik memastikan dulu apakah ini benar pembunuhan, tentunya kita harus cari pelakunya," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Irwan Santosa kepada wartawan, Jumat (10/7/2020).
Irwanseperti dikutip dari RMOL mengatakan, terdapat luka tusuk di bagian atas dada kiri Yodi. Diduga dia ditusuk dengan pisau. Soalnya, polisi menemukan sebilah pisau tak jauh dari jenazah korban.
Direktur Utama Metro TV Don Bosco Selamun meminta polisi mengusut kematian korban. "Kami minta pihak kepolisian mengusut tuntas," kata Direktur Utama Metro TV Don Bosco Selamun.
Hal senada diungkap Pemimpin Redaksi Metro TV, Arief Suditomo.
"Atas nama Metro TV, Saya meminta kepolisian untuk segera mungkin menuntaskan terungkapnya kasus ini agar kita semua bisa lebih tenang dan mendapatkan keadilan dari apa yang dialami almarhum Yodi," tegas Arief.
02 Februari 2026 23:41
02 Februari 2026 23:05
02 Februari 2026 20:17
02 Februari 2026 09:43
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 13:45
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 11:43