Aswad Syam
Aswad Syam

Jumat, 10 Juli 2020 13:35

Tangkapan layar
Tangkapan layar

Polisi Ciduk Wanita Pelempar Al-Qur'an Dalam Hitungan Jam

Seorang wanita pelempar Al-Qur'an, dibekuk polisi dalam hitungan jam, setelah videonya viral. Kini sudah ditahan di Mapolres Pelabuhan.

MAKASSAR, BUKAMATA - Viralnya di media sosial, seorang wanita yang membuang dan hendak merobek kitab suci Al-Qur'an, membuat aparat kepolisian bertindak cepat. Wanita berinisial I itu, dibekuk dalam hitungan jam.

Kini, wanita berusia 40 tahun itu, dibekuk Polisi di Polres Pelabuhan Makassar, Jumat (10/7/2020).

Kapolda Sulsel Irjen Pol. Mas Guntur Laupe S.H., M.H., memerintahkan jajarannya dalam hal ini Polres Pelabuhan, untuk mengamankan tersangka. Pasalnya, penistaan Agama itu sudah meresahkan warga Kota Makassar.

Dalam hitungan beberapa jam, pihak kepolisian tim Polresta Pelabuhan Makassar, bergerak cepat mengamankan pelaku tersebut.

Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Kadarislam dalam konfrensi persnya mengatakan, pelaku telah diamankan oleh tim Polresta Pelabuhan Makassar.

"Terduga pelaku saat ini sementara kami periksa dan kasusnya sementara dalam tahap penyidikan," ujarnya, Juma, 10 Juli 2020.

Tersebarnya video itu di sosial media jejaring facebook dan lainnya, sempat membuat geram para warganet khususnya umat Muslim dan warga Kota Makassar.

Di sisi lain, kata Ketua MUI Kota Makassar KH Baharuddim AS juga menjelaskan, kejadian penista agama itu akan ditindaklajuti lewat proses hukum.

"Kasus ini bukan masalah umat, ini masalah personal dan ini akan diproses secara hukum oleh polisi," pungkasnya.

Sebelumnya, seorang wanita berbaju pink, sedang berseteru dengan seorang pria. Lalu, wanita itu tampak melempar Al-Qur'an ke lantai. Videonya viral.

Berbekal video itu, polisi dari Polresta Pelabuhan Makassar, mengamankan wanita berinisial I itu. Usianya 40 tahun.

Seorang tetangganya, Bahtiar (51), mengatakan, ini sudah yang kedua kalinya I melempar Al-Quran.

"Kalau lempar Al-Quran sudah 2 kali. Saya lupa (kapan Kejadian pertama), tapi saya pribadi yang lihat dia lempar masuk di dalam rumahnya," ujar Bahtiar usai memberi keterangan bersama rekannya, Mukhtar di Mapolres Pelabuhan Makassar, Jumat (10/7/2020).

Bahtiar dan seorang rekannya, Muhtar baru saja memberi keterangan kepada penyidik Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar.

Bahtiar membeberkan, saat kejadian pada Kamis (9/7/2020) siang, I sedang beradu mulut dengan Muhtar. Namun, Bahtiar mengatakan tidak tahu persoalannya.

"Saya lihat pada saat antara Pak Muhtar saja sama dia, ndak tau masalah apa, dia bentrok sebentar terus dia pulang, ambil Al-Quran katanya, terus dia lempar," ujar Bahtiar.

Tanpa disangka, seusai mengambil Al-Quran, I benar-benar melempar Al-Quran yang ia ambil dari rumahnya. Selanjutnya, I berusaha merobek Al-Quran tersebut.

"Kan sudah jatuh di lantai, di bawah toh, dia ambil, terus dia bilang, mau lihat saya robek ini Al-Quran?," ucap Bahtiar.

Untung sejumlah warga mencegahnya, sembari mengingatkan berdosa besar jika melakukannya.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Makassar Iptu Theodorus Echeal Setiyawan mengatakan, I telah diamankan polisi sekitar pukul 19.00 Wita, Kamis (9/7/2020) malam. I juga kata Iptu Theo, sudah mengakui kesalahannya. Polisi juga masih akan mendalami kondisi kejiwaan I.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by bukamatanews.id (@bukamatanews) on

Penulis : Andis
#pelemparan Al-Qur'an #Penistaan agama

Berita Populer