MAKASSAR - Paket Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Nurdin Halid bisa saja terealisasi di Pilwali Makassar 2020. None-Zunnun sejauh ini belum mendapatkan penolakan dari parpol koalisi.
PAN misalnya. Partai yang pertama kali mengusung None ini mengaku tak keberatan jika memang Golkar menyodorkan nama Zunnun.
"Kalau Golkar mengusulkan (Zunnun), kita akan terima dengan baik. Karena kekuatan sebenarnya bukan pada calon, tetapi kekuatan partainya. Saya pikir kader Golkar dan PAN di Makassar sangat luar biasa untuk bekerja," kata Bendahara DPW PAN Sulsel, Syamsuddin Karlos.
Meskipun demikian, kata Karlos, penjajakan paket tersebut perlu dibicarakan dengan baik. Antara Golkar, PAN dan None. Sebelum kemudian diputuskan secara resmi.
"Ini kan belum resmi, kita belum bertemu antara Golkar dengan PAN dan None. Siapapun yang diusulkan Golkar sebagai 02, saya kira wajar-wajar saja. Dalam waktu dekat, kita akan bicarakan sesama partai koalisi dengan Pak None," demikian Karlos yang juga ketua Fraksi PAN DPRD Sulsel itu.
Diketahui, None saat ini telah mengantongi rekomendasi dari PAN dan Golkar. Kolaborasi kedua partai ini sudah cukup untuk mengusung pasangan calon (paslon) sendiri dengan total 10 kursi.
BERITA TERKAIT
-
Ketua BMPS Sulsel Irman YL Minta Pemerintah Perhatikan Sekolah Swasta
-
Bukti Polda Sulsel di Sidang Praperadilan, Irman Yasin Limpo dan Andi Pahlevi Tidak Pernah Terima Uang dari Bahar Ngitung
-
Sidang Praperadilan Irman Yasin Limpo, Guru Besar Fakultas Hukum Unhas Tegaskan Ini Ranah Perdata, Bukan Pidana
-
BBGTK - BMPS Sulsel Gelar Pendidikan dan Pelatihan Pembelajaran Mendalam Bagi Kepala Sekolah
-
Hadiri Seminar Nasional Refleksi dan Evaluasi SPMB, Mendikdasmen Apresiasi BMPS Sulsel