MAKASSAR - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP), dan Ikatan Mahasiswa Muhammad (IMM), mendatangi Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumiharjo, Selasa (7/7/2020).
Para mahasiswa mendesak Gubernur Sulsel untuk mencabut dan menghentikan pengerjaan pembangunan strategis pemerintah, dalam hal ini PT. Pelindo IV, yang sedang membangun proyek Makassar New Port (NMP).
Menurut Jendral Lapangan Aksi, Khusnul, dampak yang akan ditimbulkan oleh proyek itu, sanagat menyengsarakan masyarakat pulau Sangkarrang.
"Sumber pendapatan nelayan menurun drastis karna wilayah tangkapannya dihancurkan, kehancuran ekosistem dan biota laut, dan menimbulkan abrasi dan tenggelamnya pulau," kata
Maka dari itu, Aliansi pemuda Nelayan Sangkarrang mengajukan lima tuntutan dan nyatakan sikap. Pertama, hentikan semua aktivitas penambangan pasir di wilayah sangkarrang. Kedua, mencabut izin PT. Boskalis sebagai kontrakan dan PT. Banten lautan Indonesia sebagai pemegang Konsesi wilayah tambang.
Ketiga, menuntut biaya pemulihan lingkungan bekas tambang agar tidak terjadi abrasi. Keempat, menuntut biaya ganti rugi nelayan yang kekurangan pendapatan akibat aktivitas penambangan. Dan Mendesak agar Gubernur Sulsel mengunjungi Pulau Sangkarrang untuk melihat langsung nasib nelayan.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Polisi Turunkan Ribuan Personel Amankan Demo di Depan Gedung DPR/MPR Hari Ini
-
Save Rocky Gerung, Aliansi Ummat Islam Turun ke Jalan di Makassar
-
Ribuan Perangkat Desa Demo Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Kades di Depan Gedung DPR/MPR RI
-
Warga Lantimojong Pertanyakan Akses Jalan ke Kampungnya
-
Protes Pepres Dana Desa, Ribuan Aparat Desa Akan Aksi di Jeneponto