JENEPONTO, BUKAMATA - Sebuah video beredar luas. Sebuah peti jenazah Covid-19 di Jeneponto dibongkar. Dalam video tersebut, tampak area pemakaman jenazah dipenuhi pihak keluarga. Saat itu pihak keluarga lantas mengadang untuk selanjutnya membuka peti jenazah.
"Buka, buka, buka i," ucap pihak keluarga kepada petugas Gugus Tugas yang bertugas memakamkan jenazah.
Dandim Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir, yang juga sebagai Plt Gugus Tugas COVID-19 Jeneponto mengatakan, itu permintaan istri kedua. Dia ingin melihat jasad suaminya untuk terakhir kali.
Irfan menjelaskan kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (5/7/2020). Insiden itu disebut berakhir dengan pihak keluarga mengambil alih pemakaman jenazah alias jenazah gagal dimakamkan di tempat pemakaman khusus korban COVID-19.
"Kalau yang kemarin itu di pemakaman umum di kampung halamannya yang bersangkutan. Tapi itu tetap diawasi ketat petugas Gugus Tugas. Bahkan beberapa orang keluarganya diberi APD," katanya.
Jenazah Covid-19 yang meninggal tersebut kata Irfan berinisial SK. Usianya 65 tahun. Punya 2 orang istri. Istri pertama telah menerima suaminya dimakamkan di lokasi pemakaman khusus korban COVID-19.
"Istri pertamanya itu ndag ada masalah. Tapi istri keduanya dia mau lihat saja untuk terakhir kalinya, begitulah kira-kira," ujar Irfan.
BERITA TERKAIT
-
Tiga Pejabat Tersandung Korupsi Dana BOS di Jeneponto, Kerugian Negara Capai Rp2 Miliar
-
Besok Sidang Putusan PHPU Pilkada 2024: Nasib Jeneponto dan Palopo di Tangan MK
-
Polres Jeneponto Tindak Tambang Ilegal, Jamin Ketertiban Menjelang Pilkada
-
Warga Bontoramba Siap Berubah Nasib Bersama Pasangan DIA
-
Pj Bupati Jeneponto Lepas Peserta Paskibra Tingkat Sulsel