Aswad Syam
Aswad Syam

Rabu, 01 Juli 2020 08:34

Serah terima jabatan Pj Wali Kota Makassar, 26 Juni 2020 lalu.
Serah terima jabatan Pj Wali Kota Makassar, 26 Juni 2020 lalu.

Mundur dari Bapelitbangda, Prof Yusran Kembali ke Unhas

Prof Yusran Jusuf membuktikan ucapannya. Dia mundur dari Bapelitbangda, kembali mengabdi di institusi tempatnya merintis karier, Universitas Hasanuddin.

MAKASSAR, BUKAMATA - "Saya akan kembali ke barak." Kalimat itu pernah dilontarkan Prof Yusran Jusuf, sesaat sebelum diganti sebagai Penjabat Wali Kota Makassar, pada Jumat, 26 Juni 2020 lalu. Barak dimaksud adalah Unhas, tempat awal Prof Yusran merintis karier dari nol.

Prof Yusran membuktikan ucapannya. Lewat surat bermaterai 6000 tertanggal 26 Juni 2020, mantan Dekan Fakultas Kehutanan Unhas itu mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Provinsi Sulsel.

"Menyatakan Mengundurkan Diri sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan dan kembali ke instansi induk Universitas Hasanuddin," tulis Yusran dalam surat itu.

 

"Surat pengunduran diri tersebut betul," ujar Yusran, Rabu (1/7/2020).

Yusran juga bilang, dirinya saat ini bukan lagi Ketua Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Sulsel. "(Jabatan Ketua TGUPP Sulsel) Sudah lama diganti oleh Prof. Syamsu Alam," tuturnya.

Yusran Jusuf hanya 44 hari menjabat sebagai Pj Wali Kota Makassar, sejak dilantik 13 Mei 2020 lalu. Peningkatan kasus positif Covid-19 di Kota Makassar menjadi alasan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, menggantikProf Yusran. Penggantinya, Prof Rudy Djamaluddin, dilantik pada Jumat, 26 Juni 2020 lalu di Rujab Gubernur Sulsel.

#Yusran Jusuf #Pj Wali Kota Makassar