Ibnu Kasir Amahoru
Ibnu Kasir Amahoru

Selasa, 30 Juni 2020 17:40

Asratillah Senge (baju batik) dan Luhur Andi Prianto (baju putih).
Asratillah Senge (baju batik) dan Luhur Andi Prianto (baju putih).

Pilwalkot Makassar Diprediksi Diikuti Tiga Pasangan Calon

Kontestasi Pilwalkot Makassar diprediksi hanya akan diisi oleh tiga pasangan calon saja.

MAKASSAR - Peta politik jelang Pilwalkot Makassar 2020 semakin dinamis. Terbaru, Partai Golkar mengalihkan dukungannya dari Moh Ramdhan Pomanto ke Irman Yasin Limpo alias None.

Mencermati perkembangan tersebut, kontestasi Pilwalkot Makassar pun diprediksi hanya akan diisi oleh tiga pasangan calon saja.

Pakar politik dari Universitas Muhammadiyah Makassar, Luhur Andi Prianto cukup yakin Pilwalkot Makassar Desember 2020 mendatang tidak akan diikuti maksimal 4 atau lebih pasangan calon.

“Paling banyak tiga, bahkan bisa saja dua paslon mungkin,” kata Luhur dalam pemaparan hasil survei Profetik Institute di Makassar, Selasa (30/6/2020).

Senada dengan itu, Direktur Profetik Institute, Asratillah Senge juga memprediksi partai politik akan melabuhkan rekomendasi di tiga pasangan calon saja.

“Kalau hasil kajian kami, kemungkinan besar tiga. Pertanyaannya adalah, apakah None (Irman Yasin Limpo) yang tidak maju, ataukah Danny (Moh Ramdhan Pomanto) yang tidak maju? Tapi itu masih prediksi sementara. Artinya kita masih menunggu perkembangan-perkembangan selanjutnya,” ulas Asratillah.

Menurut analisisnya, ada dua pasangan calon yang tergolong aman dalam kancah perebutan rekomendasi partai. Yakni pasangan Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-ARB) dan Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Ical-Fadli).

None sendiri saat ini telah mengantongi rekomendasi Golkar dan PAN. Dengan total 10 kursi, memenuhi syarat pencalonan yang telah ditetapkan KPU. Sementara itu, Danny yang ditinggal Golkar baru memegang rekomendasi NasDem dengan modal enam kursi.

Penulis : Rizal
#Pilwalkot Makassar