Ulfa : Jumat, 26 Juni 2020 14:23
Ilustrasi.

BUKAMATA - Aksi dukun cabul asal Kota Depok, Jawa Barat, akhrinya terbongkar. Pria bernama Amir Saripudin kini di penjara karena kasus dugaan pencabulan.

Sejak kasus ini terungkap, ada sebanyak empat wanita yang menjadi korban aksi cabul Amir dengan modus ritual mandi kembang.

Empat perempuan yang menjadi korban adalah SD, N, TA, dan RL. Satu dari empat korban dukun cabul itu berprofesi sebagai biduan dangdut.

Belakangan diketahui, Amir telah melancarkan aksi pencabulan tersebut sejak bulan Februari 2019. Artinya, dia telah bertindak sebagai dukun cabul selama satu setengah tahun lebih.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, kasus itu terjadi pada bulan Januari 2020 sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, empat korban mendatangi rumah sang dukun, berniat untuk dimandikan air kembang.

"Para korban dan keluarga datang ke rumah pelaku berniat untuk dimandikan air kembang. Lalu para korban bergantian dimandikan air kembang oleh pelaku," kata Yusri.

Saat hendak dimandikan air kembang, sang dukun meminta korban melepaskan semua pakaian. Permintaan itu disampaikan sang dukun dengan dalih agar proses mandi kembang lebih suci.

"Setelah itu korban dimandikan oleh pelaku, lalu pelaku meraba serta megisap payudara korban," ujar Yusri dilansir Suara.

Selanjutnya, dukun cabul tersebut juga meminta korbannya untuk berjongkok. Saat itu, dia meraba hingga memainkan lidah pada kemaluan korban.

"Setelah itu pelaku kembali memandikan korban memakai air kembang sambil membaca doa atau mantra. Kemudian, pelaku berbicara kepada para korban 'jangan bilang siapa-siapa, nanti kena tulahnya (akibatnya)' demikian," kata Yusri.