Redaksi
Redaksi

Kamis, 25 Juni 2020 07:42

Prof Rudy Djamaluddin
Prof Rudy Djamaluddin

Disebut Bakal Jadi Pj Wali Kota Makassar yang Baru, Ini Profil Prof Rudy Djamaluddin

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah memang belum menyebut calon pengganti Prof Yusran sebagai Pj Wali Kota Makassar. Namun, nama Prof Rudy Djamaluddin sudah santer terdengar.

MAKASSAR, BUKAMATA - Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah, belum menyebut figur yang akan menggantikan Prof Yusran Jusuf sebagai Pj Wali Kota Makassar. Namun dia memastikan akan ada pergantian.

"Yang pasti Makassar ini menjadi perhatian (karena kasus Covid-19 yang terus bertambah). Insyaallah (bakal diganti), sabar saja. Mudah-mudahan yang terbaik," kata Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Makassar, Rabu (24/6/2020).

Meski belum menyebut figur yang bakal menggantikan Prof Yusran, namun beredar nama Prof Rudy Djamaluddin sebagai figur yang digadang-gadang menempati posisi itu.

Nama Prof Rudy memang termasuk salah satu calon Pj Wali Kota Makassar yang dikirim ke pusat April lalu. Namun, Kemendagri kemudian merekomendasi nama Prof Yusran waktu itu.

Saat ini, Prof Rudy Djamaluddin menjabat Kepala Dinas Bina Marga dan Konstruksi Provinsi Sulsel. Pria kelahiran Gowa, 8 November 1970 itu, dilantik sebagai Kadis Bina Marga dan Konstruksi Provinsi Sulsel pada Senin, 8 Juli 2019 lalu.

Prof Rudy adalah guru besar Teknik Sipil Unhas. Dia dikukuhkan sebagai guru besar dan resmi menyandang gelar profesor pada 5 Desember 2017 lalu, dalam bidang ilmu Struktur Beton Bertulang.

Diberitakan sebelumnya, karier Prof Yusran Jusuf sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar tak bakal panjang. Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah memastikan akan segera mengganti mantan dekan Fakultas Kehutanan Unhas itu.

Kabar yang beredar menyebut jika pergantian Pj Wali Kota Makassar itu akan dilakukan pada Jumat (26/6/2020). Nurdin Abdullah bahkan telah berkonsultasi ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait pergantian Pj wali kota tersebut.

"Yang pasti Makassar ini menjadi perhatian (karena kasus Covid-19 yang terus bertambah). Insyaallah (bakal diganti), sabar saja. Mudah-mudahan yang terbaik," kata Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Makassar, Rabu (24/6/2020).

Keputusan ini sendiri tentu sangat mengejutkan. Sebab, Prof Yusran Jusuf baru menjabat sebagai Pj Wali Kota Makassar selama 44 hari. Ia dilantik pada 13 Mei lalu. Menggantikan M Iqbal Suhaeb yang telah genap setahun mengemban amanah tersebut.

Meski membenarkan rencana pergantian itu, namun mantan bupati Bantaeng dua periode tersebut belum membeberkan siapa sosok yang akan menggantikan Prof Yusran Jusuf.

Ia hanya menjelaskan jika rencana pergantian itu erat kaitannya dengan perkembangan pandemi Covid-19 di Kota Makassar yang belum juga menurun. Menurutnya, banyak kebijakan Pemprov Sulsel yang tak dijalankan Pemkot Makassar dengan baik dalam hal penanganan Covid-19.

"Kasus Covid-19 terus naik. Kita butuh sinergi, apalagi Kota Makassar di bawah kendali provinsi. Kami sudah berkonsultasi dengan bapak Mendagri minta pandangan tentang kondisi Makassar yang kasusnya terus naik," jelasnya.

Di tengah kondisi tersebut, kata Nurdin Abdullah, dibutuhkan sosok pemimpin yang kuat untuk bersatu padu memutus mata rantai penularan Covid-19.

"Peran Pj wali kota sangat penting. Makanya saya sudah membuat skenario bagaimana Makassar menyelesaikan persoalan Covid-19 dengan baik, sehingga daerah lain juga bisa terselesaikan," demikian Nurdin Abdullah.

Penulis : Rizal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pj Wali Kota Makassar