Redaksi
Redaksi

Kamis, 18 Juni 2020 13:37

Pelaku pembunuhan terhadap anak tiri, Sanima (baju biru).
Pelaku pembunuhan terhadap anak tiri, Sanima (baju biru).

Bantah Pilih Kasih, Ayah Balita yang Dibunuh Ibu Tiri Sebut Istrinya Memang Kelewatan Kalau Memukul

Di mata Herman, istrinya memang kasar ke anak tirinya.

PINRANG, BUKAMATA - Herman (34), ayah balita MT (4) asal Tiroang, Pinrang, yang tewas dibunuh ibu tirinya, tak dapat menyembunyikan kesedihannya.

Menurutnya, istrinya Sanima (27), memang kelewatan kalau memukul. Dia mengaku berkali-kali menegur sikap kasarnya ke anak-anak. Namun alasannya untuk bikin jera.

Bukan hanya ke MT, pelaku juga kasar ke anak kandungnya. "Saya berkali-kali memergoki. Sering juga saya tegur, tapi tak pernah mau berubah," ujarnya.

Herman juga membantah kalau dirinya pilih kasih. Bahkan kata Herman, dirinya malah terkesan lebih perhatian ke anak pelaku dibanding anak kandungnya. "Boleh ditanyakan ke tetangga," ujarnya.

Saat ditelepon tetangganya yang bidan, bahwa putrinya meninggal dengan banyak luka, feeling Herman langsung tertuju ke istrinya sebagai pelaku.

"Karena saat saya pergi kerja tidak ada luka-luka di tubuh korban, pas saya balik dan memeriksa dadanya, saya yakin kalau dia pelakunya, kelewatan memang dia kalau memukul anak-anak alasannya selalu bikin anak-anak jera," tuturnya.

Herman berharap tersangka bisa dihukum seberat-beratnya.

Dilansir Detik, polisi tengah mendalami 23 luka yang diderita MT. Dengan puluhan luka itu, ada kemungkinan korban dianiaya berkali-kali pada kesempatan waktu yang berbeda.

"Itu masih didalami, dia kan masih diperiksa, setiap luka korban itu mau ditanyakan satu per satu, bahwa luka itu dari mana dan karena apa," ujar Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Negara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pembunuhan