Redaksi
Redaksi

Minggu, 14 Juni 2020 20:31

Ilustrasi
Ilustrasi

Sebelum Bunuh Anak Lalu Gantung Diri, Pria Ini Sudah Ingatkan Istri

Robby geram. Usai bertengkar istrinya, dia membunuh dua anaknya, lalu bunuh diri.

TANGERANG, BUKAMATA - Sebelum membunuh kedua anaknya N (14) dan GAB (3), lalu mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Robby terlibat cekcok dengan istrinya.

Ketiga jenazah korban sempat menggegerkan warga Balaraja Kabupaten Tangerang, pada Kamis (11/6/2020). Pasalnya, kondisi mereka yang mengenaskan.

Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan, Robby ternyata sempat mengancam istrinya dan mengeluarkan pernyataan yang akan membuat istrinya menyesal.

Dikutip dari WARTAKOTAlive.com, Sabtu (13/6/2020), Robby memberikan ancaman kepada istrinya, bahwa istrinya nanti tidak akan bisa lagi bertemu N dan GAB.

"Kamu akan menyesal karena tidak akan bertemu dengan anak-anak lagi," ucap Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menirukan ancaman Robby.

Ade mengatakan cekcok antara Robby dan istrinya sudah berlangsung sejak lama.

Dimulai pada pertengahan puasa lalu, Robby dan Lala sering cekcok mulut satu sama lain.

Ancaman pembunuhan dikethaui bukan kali itu saja dilontarkan oleh Robby.

Sebelum Robby membunuh dua anaknya dan gantung diri, ia juga pernah mengancam akan membunuh istrinya.

"Berdasarkan keterangan ibu mertua, R ada pengancaman pembunuhan terhadap istrinya dan akhirnya istri korban meninggalkan rumah ini," ucap Ade.

Lala diketahui pertama kali kabur dari rumah pada Juni lalu.

Setelah ia kembali ke rumahnya pada Rabu (10/6/2020), cekcok justru kembali memanas.

"Beberapa jam sebelum kejadian jam 22.00 WIB ada cekcok lagi antara R dan istri, saat cekcok itu korban kembali mengancam istri akan melakukan pembunuhan," ucap Ade.

Mertua Robby mengatakan, menantunya itu memang memiliki sifat tempramental.

"Sejauh ini keterangan ibu mertua, bahwa pelaku punya sifat tempramental. Sudah pernah dua kali ancaman pembunuhan kepada istri," tutur Ade.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pembunuhan