Aswad Syam
Aswad Syam

Sabtu, 13 Juni 2020 09:25

MH saat dihadirkan di Mapolres Bojonegoro.
MH saat dihadirkan di Mapolres Bojonegoro.

Pak Guru Setubuhi Tiga Model Foto Bugil, 2 Siswi SMP, 1 Mahasiswi

Seorang guru honorer setubuhi tiga model. Dua siswi SMP, satu mahasiswi.

BOJONEGORO, BUKAMATA - Seorang guru honorer di Bojonegoro yang menyambi sebagai fotografer, MH (37), menyetubuhi tiga model.

Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan bilang, pelaku menjaring korban lewat media sosial. Ia menawarkan korban untuk menjadi model yang ia foto.

Setelah itu, korban dan pelaku bertemu. Kemudian pelaku mengikat korban dengan perjanjian tertulis.

"Ada imbalan untuk satu kali difoto nilainya Rp100 ribu. Tetapi jika hasil posenya jelek maka korban diancam dengan denda uang Rp60 juta atau disetubuhi," kata Budi.

Ada tiga modelnya yang dia setubuhi. Dua siswi SMP, seorang lainnya mahasiswi. Namun setelah diperiksa, ternyata ada total 25 wanita yang menjadi korban foto bugil.

Oknum guru predator seks itu menjual hasil jepretannya ke beberapa majalah dewasa.

"Hasil interogasi penyidik, pelaku MH ternyata hasil fotonya dijualbelikan kepada majalah dewasa. Datanya sudah kami kantongi. Jadi pelaku dapat imbalan uang," jelas AKBP Budi Hendrawan.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta hukuman maksimum bagi predator seks tersebut.

"Maka kita berharap ancaman setinggi-tingginya dan semua terkait pemecatan (sebagai guru) itu, misalkan itu guru ya, tentu menjadi resiko dengan karakteristik perbuatan yang seperti itu, kita berharap, KPAI berharap agar (pelaku) mendapatkan hukuman maksimum," kata Komisioner KPAI, Putu Elvina.

Menurut Pasal 81 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, kata Putu, hukuman minimal yakni 5 tahun. Namun karena pelaku merupakan seorang pendidik (guru), maka hukuman dapat ditambah sepertiga dari hukuman normal.

"Bisa ditambah sepertiga (hukuman) karena dia adalah pendidik, selain (penambahan) sepertiga (hukuman) itu ada kemungkinan peluang (hukuman) misalnya dikebiri, tapi tentu saja kalau kemudian dia memiliki catatan atau pernah jadi residivis, peluang untuk kebiri itu bisa diberikan," tuturnya.

Putu berjanji, KPAI siap bekerja sama dengan lembaga bantuan hukum terdekat untuk menuntaskan masalah ini.

"Jadi harapan kita korban-korban berani untuk melapor kalaupun nanti butuh bantuan hukum, KPAI akan siap bekerjasama dengan lembaga bantuan hukum terdekat yang bisa kemudian diakses oleh para korban seperti itu," tutupnya.

#Pencabulan anak di bawah umur #Guru Cabul