Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Dua video penyiksaan bayi viral. Video itu awalnya dipasang di status WA. Lalu tersebar luas. Pelakunya pun ditangkap polisi.
SAMARINDA, BUKAMATA - Dua video beredar. Satu durasi 11 detik. Yang lainnya, 24 detik. Video itu berupa penyiksaan ibu terhadap bayi berumur 8 hari viral di media sosial. Di video itu, sang ibu terlihat mencekik hingga bayi menangis.
Polisi melakukan pemeriksaan. Ternyata itu terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur. Video pertama memperlihatkan bayi dicekik hingga wajahnya memerah. Video kedua memperlihatkan tangan sang ibu meremas beberapa bagian tubuh bayi, diakhiri dengan memukul hingga sang bayi menangis.
Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Kota Iptu Abdillah Dalimunthe dikutip dari detik, membenarkan bahwa penyiksaan itu dilakukan oleh ibu si bayi yang merupakan warga Samarinda.
Bersama Lembaga Perlindungan Ibu dan Anak, polisi kemudian mengamankan pelaku dan korban.
"Bersama lembaga perlindungan, kami telusuri video itu hasilnya memang benar terjadi di Kota Samarinda," kata Iptu Abdillah.
Pelaku merupakan warga Jalan Pelita 4, Perumahan Handil Kopi, Samarinda. Dia tinggal bersama kedua orang tuanya.
Pelaku memang sengaja membuat video tersebut. "Mulanya dia kesal, dia kemudian bikin video dan dimasukkan status WA. Tapi kemudian viral," jelasnya.
Pelaku belum menikah dengan ayah si bayi. Diduga pelaku tega mencekik darah dagingnya sendiri karena kesal kepada ayah si bayi.
"Hasil pemeriksaan sementara, motifnya karena kemarahan pada ayah si bayi yang diduga sedang mendekati perempuan lain," sebutnya.
Polisi masih mendalami kasus ini dengan memeriksakan sang bayi ke rumah sakit. Sementara sang ibu sedang diupayakan menjalani pemeriksaan kejiwaan ke psikolog.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33