Redaksi
Redaksi

Minggu, 07 Juni 2020 17:46

Nurmal Idrus
Nurmal Idrus

Nurani Strategic: TPS Pilwali Makassar Bertambah 289 Buah, Jumlah Pemilih di Kisaran 1.045.000

Pengurangan kuota pemilih dalam satu TPS akibat physical distancing, akan membuat jumlah TPS bertambah. Nurani Strategic sudah menghitungnya.

MAKASSAR, BUKAMATA - Rencana KPU RI yang bakal memotong jumlah pemilih dalam satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang, bukan tanpa konsekuensi. Jumlah TPS bakal membengkak.

Khusus untuk Pilwali Kota Makassar, diperkirakan akan bertambah 289 buah. Perkiraan jumlah itu, berdasarkan hitungan Lembaga Konsultan Politik Nurani Strategic.

"Kami memperkirakan jumlah TPS-nya akan bertambah 289 buah. Paling banyak 292 buah, tak akan lewat dari jumlah itu," kata Direktur Nurani Strategic, Dr. Nurmal Idrus, Minggu, 7 Juni 2020.

Nurmal membuat prediksi itu atas dasar Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Makassar pada pemilu terakhir, yaitu Pemilu 2019 silam. "Kisaran DPT Kota Makassar tak akan bergeser di angka 1 juta pemilih, tak bisa kurang dan tak bisa berlebih. Jika berkurang atau bertambah jauh dari 1 juta DPT, berarti ada masalah di kegiatan pencocokan dan penelitian di tingkat PPS," kata mantan Ketua KPU Makassar 2013 ini.

Nurmal bilang, angka DPT Makassar akan berada di kisaran 1.035.000 sampai 1.050.000. "Tak akan jauh dari kisaran maksimal 1.050.000 dan minimal 1.035.000 pemilih. Tapi, kita tunggu dimulainya coklit pada pertengahan bulan ini," katanya.

Dengan asumsi jumlah pemilih sebesar itu dan dengan batas maksimal 500 orang pemilih per TPS, maka dimungkinkan akan ada minimal 2.385 TPS dan maksimal 2.394 TPS di Pilwali Makassar.

Jumlah itu bertambah sekira 289 atau maksimal 292 buah TPS dari perkiraan KPU Makassar dalam pengajuan anggaran awal mereka yang sebesar 2.099 TPS.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pilkada Serentak 2020 #Pilwalkot Makassar