PALOPO, BUKAMATA - Motif pemuda di Palopo, Irwan (26) bunuh diri dengan cara gantung diri di plafon rumahnya di Kelurahan Peta, Kecamatan Sendana, Kota Palopo, terkuak.
Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas bilang, dari keterangan saksi, pemuda itu nekad gantung diri kerena tak direstui oleh keluarganya.
"Kita sudah menurunkan tim identifikasi dan memeriksa saksi. Dugaan motifnya korban mau menikah tapi tidak disetujui," katanya, Sabtu (6/6/2020).
Dari TKP, polisi mengamankan tiga utas tali rafia yang digunakan korban untuk gantung diri.
Peristiwa itu terjadi Jumat, 5 Juni 2020. Malam itu, jarum jam menunjukkan pukul 20.00 Wita.
Di sebuah rumah di RT 1 RW 1 Kelurahan Peta, Sendana, Kota Palopo, Baso Mustafa (28), bersama adiknya, Ferdinan (15), memanggil-mamnggil nama saudaranya bernama Irwan Adi Kusuma (26).
Namun tak ada jawaban. Pintu kamarnya terkunci. Bersama Ferdinan, Baso lalu mendobrak pintu kamar.
Alangkah kagetnya, saat melihat tubuh saudaranya itu tergantung pada tiga utas tali rafia. Tubuhnya sudah kaku.
BERITA TERKAIT
-
Pria Berusia 50 Tahun di Bone Ditemukan Meninggal Tergantung di Kebun
-
Diduga Bunuh Diri, WNA Tiongkok Ditemukan Tewas Tergantung di Bandara Soekarno - Hatta
-
Pria di Bone Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Masalah Keuangan
-
Diduga Terlilit Pinjol, Sekeluarga di Kediri Berupaya Bunuh Diri
-
5 Hari Dilaporkan Hilang, Pendeta di Mamuju Ditemukan Gantung Diri di Hutan Jati