BUKAMATA - Bill Gates angkat bicara setelah menjadi sasaran hoaks dan teori konspirasi virus corona (Covid-19).
Pendiri Microsoft tersebut mengaku kaget kenapa dirinya menjadi target teori konspirasi Covid-19.
Kata dia, semua teori konspirasi dan informasi yang salah sebagai "sangat bodoh" sehingga tidak mengetahui bagaimana cara mengatasinya.
Salah satu teori konspirasi yang ditanggapinya adalah hasil survei dari Yahoo News dan YouGov kepada pemirsa Fox News dan pendukung Partai Republican. Survei dilakukan pada Mei 2020. Survei ini melibatkan 1.640 orang dewasa.
Separuh pemirsa Fox News percaya akan teori konspirasi yang menyebut Bill Gates akan pasang microchip di di vaksin corona untuk memata-matai manusia.
Selain itu, 40% responden dari pendukung Partai Republican dan pemilih Trump di pemilu 2016 percaya akan teori tersebut.
"Di satu sisi, ini sangat aneh, Anda kemungkinan melihat ini sebagai sesuatu yang lucu, tapi saya menilai ini tidak lucu. Saya tidak pernah terlibat dalam jenis microchip apapun," kata Bill Gates dilansir CNBC, Jumat (5/6/2020).
"Hampir sangat sulit menyangkal hal ini bodoh atau aneh ini bahkan mengulangnya hampir memberikan teori ini kredibilitas," sambungnya.
Bill Gates mengungkapkan teori konspirasi ini bisa berdampak negatif di masa depan. Bisa saja orang tidak ingin mendapatkan vaksin corona yang dikembangkan oleh perusahaan yang didanainya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Bill Gates Umumkan akan Sumbang 99 persen Hartanya untuk Kehidupan di Dunia
-
Bill Gates Soroti Penggundulan Hutan di Indonesia dan Perubahan Iklim
-
Google dan Bill Gates Bantu Pilot Petakan Rute Penerbangan Ramah Lingkungan
-
Belajar dari Warren Buffet, Bill Gates Sebut Sibuk Kerja Tidak Baik
-
8 Pandangan WHO Terhadap Situasi Covid Saat Ini