PANGKEP, BUKAMATA -- Sabtu, 2 Mei 2020. Kadir (46), menggali fondasi di Desa Parenreng, Kecamatan Segeri, Pangkep. Tukang batu itu merasakan alat penggalinya mengenai sebuah besi. Bunyinya mendecing.
Dengan tangan, dia menggali tanah dan menemukan besi bulat seperti durian. Dia lalu mengambil besi itu dan membersihkan tanahnya.
Besi itu lalu dibawa ke rumah Dorahim. Dia meminta dijadikan parang. Dorahim lalu mengontak pandai besi. Namanya Panre Janggo. Pada 29 Mei, Panre Janggo datang ke rumah Dorahim, untuk mengerjakan pesanan. Namun alangkah kagetnya Panre Janggo saat melihat besi yang nyaris ditempanya, adalah mortir.
"Ini mortir peninggalan Belanda," ujar Panre Janggo alias Nurdin.
Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji, SIK setelah mendapat laporan tersebut langsung ke lokasi penemuan tersebut di Desa Parenreng, pada Sabtu, 30 Mei.
"Setelah kami terima laporan langsung ke lokasi penemuan benda tersebut dan menghubungi Tim Jihandak Gegana Brimob Polda Sulsel untuk dievakuasi," ujar Kapolres.
Pada pukul 18.00 Wita, Tim Jihandak Gegana Polda Sulsel tiba di lokasi bersama dengan Kabag Ops Polres Pangkep Kompol Andi Muh Zakir. Mereka langsung mengevakuasi benda tersebut.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Bahtiar Baharuddin Dorong Pangkep Jadi Penghasil Nangka Madu
-
Hilang Selama Beberapa Hari, Seorang Pendaki Ditemukan Meninggal di Gunung Sorongan
-
Kasus Penganiayaan Paling Banyak Terjadi di Pangkep Selama 2021
-
BPKA Sulsel Bagikan 620 Paket Sembako
-
Ditemukan Mengapung di Sungai, Pembunuh Pensiunan Guru di Pangkep Baru Keluar dari RS Dadi