SINJAI, BUKAMATA - Polres Sinjai sudah memeriksa Anwar (45), pelaku penikaman terhadap Asdar (41), terkait pembunuhan berlatar belakang Bantuan Langsung Tunai (BLT) tersebut.
Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Noorman Haryanto, usai video conference (vicon) dengan Wakapolda Sulsel di Mapolres Sinjai, Senin, 25 Mei 2020 mengatakan, pelaku mengakui, dia melakukan hal tersebut karena istrinya mau diparangi oleh korban.
'Itu versi dari pelaku saat kita interogasi," ujarnya.
Insiden itu terjadi di Dusun Tomantang, Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong, yang terjadi Minggu malam (24/5/2020) sekira pukul 18.30 Wita.
Kronologis kejadiannya kata AKP Noorman, saat Lena, istri pelaku mendatangi rumah Andi Ammase mertua Amir (Kepala Dusun Tomantan), tujuannya ingin bertemu dan mempertanyakan soal bantuan dana desa yang telah disalurkan. Pasalnya, dirinya telah didata namun tidak menerima bantuan tersebut.
Pulanglah istri pelaku. Namun di jalan ketemu dengan korban Asdar. Terjadilah adu mulut antara korban dengan istri pelaku, sampai korban mengejar istri pelaku dengan parang. Pelaku Anwar yang mendengar kegaduhan di luar langsung keluar dari rumahnya membawa sebilah pisau jenis badik dalam keadaan terhunus. Sehingga terjadi perkelahian antara korban dan pelaku.
Pada saat keduanya berduel dengan senjata tajam, korban Asdar langsung mengayungkan parang bersarung yang digenggamnya kearah pelaku Anwar dan mengenai lengan kiri pelaku, namun tidak menyebabkan luka.
Anwar pun seketika itu membalas dengan menusukkan badiknya ke arah tubuh korban, dan mengenai dada sebelah kanan korban. Lalu pelaku kembali menusuk korban, yang mengenai lengan kanan korban sehingga terjatuh.
Saat korban terjatuh, pelaku kembali menusuk perut korban. Setelah melihat korban tersungkur, pelaku bersama istrinya pun meninggalkan korban di lokasi kejadian.
Korban yang duduk tersungkur berteriak minta tolong. Teriakannya didengar oleh saksi Andi Pardi. Saksi pun meminta tolong ke warga lainnya dan langsung mengevakuasi korban ke Puskemas setempat untuk mendapatkan pertolongan medis. Setelah kurang lebih dua jam di rawat, sekira pada pukul 20.00 Wita korban meninggal dunia.
"Saat ini pelaku Anwar beserta barang buktinya sudah kita amankan di Mapolres guna dilakukan proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.
Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Noorman Haryanto, juga mengklarifikasi, korban bukanlah anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat seperti yang diberitakan media sebelumnya.
"Korban bukan merupakan anggota BPD atau aparat desa setempat. Namun diketahui korban merupakan kerabat dekat dari Kepala Dusun Tomantang," ungkap Noorman.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Tragis! Seorang Ibu di Bone Tewas Dianiaya Anak Kandung
-
Oknum TNI AU Tikam Pria di Makassar Hingga Tewas
-
Emosi Ditantang Duel, Pemilik Kontrakan di Bone Tikam Tamu Penyewa Hingga Tewas
-
Diplomat Indonesia Zetro Purba Tewas Ditembak OTK di Peru
-
Pelaku Pembunuhan Sadis di Selayar Dinyatakan Alami Gangguan Jiwa, Polisi Serahkan ke Dinsos