Ulfa : Senin, 25 Mei 2020 18:24
Ilustrasi.

BUKAMATA - Senin, 25 Mei 2020. Jarum jam menunjukkan pukul 09.00 WIB. Seorang ibu bernama Uni Kholsum (58), sedang asyik nonton TV di ruang tamu.

Uni Kholsum kemudian didatangi anaknya, Abdul Muis. Pria berusia 28 tahun ini menanyakan golok. Si ibu lalu menjawa golok ada di dapur.

Abdul Muis lalu berjalan ke dapur. Tak lama kemudian, di balik ke ruang tamu. Di tangannya sudah ada golok.

Tiba-tiba, Muis langsung membacok leher ibunya yang sedang menyaksikan televisi. Korban kaget dan histeris. Setelah itu dengan santai pelaku pergi keluar dari rumah yang berada di di Desa Teluk Dalem, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur. 

Uni Kholsum kemudian meminta pertolongan dengan memanggil adik pelaku yang ada di kamar. Mendengar teriakan itu, adik pelaku keluar kamar dan melihat ibunya sudah bersimbah darah.

Adik pelaku lalu menolong korban kemudian mengejar kakaknya. Warga yang mengetahui kejadian itu, lalu berbondong-bondong mengejar Muis.

Anggota Polsek Mataram Baru Bripka Witoyo, yang ada di lokasi mengatakan, warga dibantu polisi berhasil menangkap pelaku. Polisi mengamankan pelaku ke polsek setempat untuk menghindari amukan massa yang marah.

"Warga sangat emosi dengan pelaku yang tega membunuh ibu kandung sendiri saat suasana Idul Fitri begini,” kata Bripka Witoyo.

Sementara itu, Kapolsek Mataram Baru, Iptu Rihamuddi mengatakan, dari keterangan warga sekitar, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa.

Saat ini pelaku diamankan di Mapolsek Mataram Baru berikut barang bukti sebilah golok dan pakaian korban.

“Rencana besok, Selasa, 26 Mei 2020, pelaku akan di bawa ke RJS untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaan”, bebernya dilansir Suara.

Informasi warga sekitar membenarkan dugaan kuat pelaku mengalami ganggun jiwa. “Ya memang dia ada gangguan jiwa,” kata teman sekolah pelaku.

Korban tidak sempat dibawa kerumah sakit, karena meninggal di lokasi kejadian. Korban kemudian di tempat Pemakaman Umum (TPU) desa Mataram Baru, Lampung Timur.