Mengenal Dokter Elvira PNS Pemkot Makassar, Dipercaya Kemenkes Terjun langsung di Aceh
02 Februari 2026 20:17
Empat remaja tanggung, tega membunuh seorang tukang becak. Hanya karena mengincar uang Rp7.500 untuk beli miras.
SEMARANG, BUKAMATA -- Empat remaja dibekuk Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang, Kamis (21/5/2020). Itu setelah mereka buron selama 7 bulan.
Keempat remaja itu, tega membunuh seorang tukang becak, Mitudin (40), lalu merampas uang penghasilan mengayuh becaknya Rp7.500 guna membeli minuman keras.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Auliansyah Lubis dikutip Tribunjateng.com, saat di Mapolrestabes Semarang mengatakan, kejadiannya November 2019.
Malam itu, Kamis, 7 November 2019, Mitudin sedang istirahat di teras sebuah ruko di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Sekayu, Semarang Selatan, Kota Semarang. Dia melepas lelah, membiarkan peluhnya mengering. Dia baru dapat Rp7.500, belum cukup untuk pembeli beras di rumah. Karenanya, dia masih menunggu penumpang.
Di saat yang sama, empat remaja mabuk keliling dengan sepeda motor. Mereka adalah Yobel Hendrawan Herliyanto (19), DL (17), Nicko Limarga (19), dan ACS (17).
Yobel, DL, dan Nicko merupakan warga Gisikdrono, Semarang Barat. Sedangkan ACS merupakan warga Panggung Lor, Semarang Utara.
Saat melintas di ruko, dia melihat tukang becak itu sedang mengaso di atas becaknya. Timbul niat jahat keempatnya, untuk merampas uang tukang becak itu.
Mitudin tentu saja tak rela uang Rp7.500 yang dikumpulkannya dengan susah payah, dirampas begitu saja. Warga Desa Kluwut, Bulakamba, Kabupaten Brebes itu, berhasil memukul satu pelaku.
Karena perlawanan tidak seimbang, akhirnya korban kalah dan jatuh tersungkur bersimbah darah. Namun korban belum meninggal.
Kemudian para pelaku meninggalkan korban.
Setelah meninggalkan korban, kemudian mereka balik lagi dan memukul tukang becak malang itu dengan menggunakan cor tiang bendera.
"Akhirnya, korban meninggal dunia," urai Auliansyah.
Sementara, salah satu pelaku, Yobel berdalih awalnya hanya menonton balap liar di Jalan Dr Cipto, Semarang Timur.
Kemudian, Yobel bersama teman-temannya berputar-putar untuk membeli minuman keras dan pil koplo.
Ketika melintas di lokasi tersebut, mereka terpintas untuk melakukan aksi kejahatan dengan merampas harta milik tukang becak tersebut.
Karena tanpa kendali, mereka pun hingga tega membunuh korban.
"Ambil duitnya untuk beli obat sama minum.
Setelah saya pukul pakai tangan, dia (korban) ngelawan.
Waktu itu kami ada empat orang. Lalu saya pergi terus kembali lagi.
Saya dendam, waktu itu lagi pipis di sekitaran situ terus diusir, kemudian saya pukul pakai itu (cor tiang bendera)," ungkapnya.
Korban ditemukan tewas bersimbah darah di teras ruko, oleh warga sekitar, Jumat (8/11/2019) lalu sekitar pukul 06.00 WIB.
02 Februari 2026 20:17
02 Februari 2026 19:59
02 Februari 2026 19:38
02 Februari 2026 18:00
02 Februari 2026 09:43
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 13:45
02 Februari 2026 11:43