Redaksi
Redaksi

Minggu, 24 Mei 2020 15:43

ilustrasi
ilustrasi

Duel Maut Dua Kakek, Satu Terkapar di Ujung Celurit

Jamin terkapar bersimbah darah. Kakek 61 tahun itu dibacok celurit oleh Sukses. Hanya gara-gara menolak mengantar pelaku ke Desa Tambakoso.

SIDOARJO, BUKAMATA - Jumat, 22 Mei 2020. Sukses (56), warga Jalan Kolonel Sugiono, Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Sidoarjo, naik ojek untuk menjual celurit ke Desa Tambakoso.

Namun hujan deras mengguyur saat tiba di lokasi. Dia pun singgah berteduh di sebuah warung. Di sana ada Jamin (61), sedang memancing.

Sukses lantas meminta tolong untuk diantarkan ke Desa Tambakoso. Namun, karena asyik memancing, warga Rungkut Tengah, Gunung Anyar, Surabaya itu menolak.

Sukses tersinggung. Dia lalu mendorong Jamin. Cekcok mulut tak terhindarkan. Jamin sempat memukul Sukses. Terjadilah perkelahian. Sukses meraih celurit jualannya, lalu membacok Jamin. Korban tewas di lokasi.

Mendapat laporan itu, petugas langsung ke lokasi.

Selain mengevakuasi korban, petugas juga melakukan olah TKP.

Ada sejumlah barang bukti diamankan. Termasuk sebuah celurit, sandal jepit, topi, tas ransel berisi pancing, helm, dan motor Honda Beat.

Petugas juga sudah memintai keterangan sejumlah saksi dari lokasi kejadian.

"Sekarang masih proses penyelidikan," Wakasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Imam Yuwono usai olah TKP.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pembunuhan