Redaksi : Sabtu, 23 Mei 2020 09:19
ilustrasi

BENGKULU TENGAH, BUKAMATA - Usai dihabisi teman kencan sesama jenis, jasad Wino (22) dibuang ke Bendungan Sungai Musi, di Bengkulu Tengah. Dua dicari, mayat korban ditemukan tersangkut di pohon besar. Sekitar 700 meter dari lokasi pembunuhan.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno mengatakan, tubuh korban masih lengkap. Namun terdapat sejumlah luka di tubuhnya.

Pembunuhan itu terjadi, Rabu, 20 Mei 2020 di PLTA Musi Desa Susup, Kecamatan Merigi Sakti. Saat itu korban mengantar teman wanitanya, AN pulang ke rumah. Saat itu dua pelaku, MS (18) dan AI (20), menyusul korban ke rumah AN.

Mereka lalu bersepakat melakukan hubungan badan sejenis di dekat PLTA. Berangkatlah mereka ke lokasi.

Usai melakukan perbuatan mesum, korban tidak bersedia membayar. Kedua pelaku lalu membunuh korban. MS menjerat leher korban dengan tali ikat pinggang, sementara AI menghantam kepala korban dengan shockbreaker motor.

Korban dibuang oleh pelaku ke Sungai Aur yang merupakan aliran PLTA Sungai Musi.

"Kemudian jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Bengkulu oleh Sat Reskrim Polres Bengkuku Tengah untuk dilakukan Pemeriksaan," jelas Sudarno dilansir dari Kompas.

Pencarian terhadap korban, sempat dilakukan selama dua hari menggunakan perahu karet dibantu oleh pihak keluarga dan warga setempat.

Turut hadir dalam proses pencarian Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Wakil Bupati Bengkulu Tengah Septi Peryadi dan sejumlah unsur TNI dan Polri.

Kedua pelaku sudah diamankan tak lama setelah pembunuhan.