Redaksi : Rabu, 20 Mei 2020 04:23
Ilustrasi

MURATARA, BUKAMATA - Wanita di Desa Embacang Baru Ilir, Kecamatan Karang Jaya, Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan itu tengah hamil muda. Dia pun mual-mual. Kebetulan malam itu ada tetangganya lewat. UT inisial namanya. Seorang petani.

UT tersinggung mendengar wanita itu mual. Dia sangka karena jijik kepadanya. UT lalu pulang mengambil badik ke rumahnya kemudian mendatangi rumah wanita itu.

Dia memanggil suami wanita itu. Namanya Yunanda (38).

"Hai Yunanda, keluar kamu. Kalau kamu laki-laki, ayo hadapi aku. Ajari istrimu sopan santun," teriak UT menantang Yunanda.

Tak tahu ada persoalan apa, Yunanda keluar menemui UT. Tanpa basa-basi, UT langsung menghujamkan pisau ke dada kiri Yunanda. Korban pun roboh bersimbah darah.

Sontak warga berkerumun. Mereka membawa Yunanda ke Puskesmas terdekat. Sayang, nyawa Yunanda tak tertolong.

Sementara itu, usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri.

Pihak Kapolsek Karang Jaya AKP TH Samosir mengatakan, peristiwa itu terjadi Minggu, 17 Mei 2020 malam. Katanya, sampai saat ini petugas masih melakukan pencarian pelaku yang kabur usai kejadian. Sejumlah saksi tengah dimintai keterangan untuk menggali informasi.

“Benar, terjadi pembunuhan atau penganiayaan yang menyebabkan korban tewas. Rumah korban dan pelaku bersebelahan,” ungkap Samosir.

“Masalahnya terbilang sepele, pelaku merasa istri korban muntah-muntah karena jijik melihatnya. Dari keterangan saksi, antara korban dan pelaku sebelumnya tidak pernah ribut,” tambahnya dikutip dari merdeka.com