Ulfa
Ulfa

Minggu, 17 Mei 2020 10:36

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Chat dengan Pria Lain Berujung Petaka

"Pelaku cemburu karena korban ketahuan pernah melakukan chat dengan laki-laki lain," kata Tiksnarto Andaru.

BUKAMATA - Sabtu, 17 Mei 2020. Gadis berinisial A (16), dijemput pacarnya, HYD (17) di Dusun Tempur, Desa Sengguruh, Kota Kepanjen, Malang, Jawa Timur.

Gadis tersebut kemudian mengajak pacarnya jalan-jalan ke Sipon. Setelah sampai di sekitar Pintu Air Sipon, Talangagung, Kota Kepanjen, HYD membuka jok sepeda motor dan berniat menyimpan helm korban di dalam jok.

Saat membuka jok, ada gunting di dalamnya. A kemudian menyuruh HDY membawa gunting dengan tujuan untuk jaga-jaga karena ditempat tersebut sering ada orang jaga.

Setelah HYD memegang gunting tersebut, A menyuruh pacaranya menyimpan ponsel miliknya ke dalam jok. Namun HYD diam-diam membawa HP milik A.

Mereka kemudian ngobrol. Tiba-tiba, HYD melihat history chat A dan laki-laki lain. Terjadi cekcok antar keduanya.

HDY kemudian emosi dan menusukkan gunting yang dipegang di bagian leher sebelah kiri korban sebanyak 1 kali. A langsung tidak sadarkan diri.

Pelaku kemudian menyeret korban menuju tepi jurang, tetapi sebelum tubuh korban dibuang ke dalam jurang Sipon, pelaku kembali menusukkan lagi pisau ke leher korban sebanyak satu kali. Karena sudah tidak bergerak, tubuh korban dibuang ke jurang Sipon.

Akibat perbuatannya, pelaku akhirnya ditangkap di rumahnya di warga Desa Talangagung, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, kejadian tersebut dipicu karena cemburu.

"Pelaku cemburu karena korban ketahuan pernah melakukan chat dengan laki-laki lain," kata Tiksnarto Andaru.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pembunuhan