JAKARTA, BUKAMATA - Gadis Sawah Besar Jakarta, NF (15), kerap mendapat kekerasan seksual. Itu yang kemudian mempengaruhi kepribadiannya, sehingga merasa puas saat membunuh bocah 5 tahun tetangganya, APA.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung mengatakan, jauh sebelum pembunuhan, NF sudah kerap mendapat pemerkosaan.
Pertama kali dengan pamannya, adik kandung dari ibu tirinya. Pertama kali dia merekam adegan mesum mereka. Lalu berbekal rekaman itu, dia terus mengancam NF jika sedang ingin melampiaskan birahinya.
Baca Juga :
Bukan cuma sang paman. Ada dua pria lainnya. Satunya masih kerabatnya, dan yang satunya lagi pacarnya yang berusia 20 tahun. Mereka kerap mempraiktikkan seks kasar, atau BSDM, atau biasa dikenal masokisme.
Itu terungkap dari pembicaraan Facebook antara NF dengan pacarnya yang memakai nama Kim Ahjussi dalam media sosialnya.
Dari tangkapan layar yang beredar, NF dan pacarnya sedang merencanakan perbuatan mesum dengan cara sadis.
Informasi tersebut beredar luas di media sosial usai diunggah oleh akun Facebook bernama Ken Aguero.
Ia melampirkan bukti tangkapan layar isi percakapan yang diduga NF dengan kekasihnya. Dalam percakapan tersebut, mereka terlihat merencanakan aksi masokis.
"Jadi si Fee ini, suka dimasokisin atau di BDSM gitu. Nah, kebetulan si Ahjussi ini, pacarnya suka banget sama hal-hal yang berbau masokis. Gila, itu tangannya diikat, dicekik, ditampar, badannya ditempelin lilin," tulis akun Facebook Biskuit Cokelat.
Dalam tangkapan layar itu diketahui, pelaku memanggil sang kekasih dengan sebutan 'Daddy'. Usia mereka diduga juga terpaut lima tahun dimana NF masih berusia 15 tahun, sementara kekasihnya berusia 20 tahun.
Akibatnya, misteri pembunuhan yang dilakukan oleh NF mulai terkuak. Pasalnya, polisi sempat menemukan gambar-gambar NF yang berbau sadis. Ia juga kerap menyebut kata "Daddy" yang selama ini sering disalahartikan sebagai ayahnya.
"Please dad... don't make me mad, if you not want death. I will make you go to grave," tulis NF dalam sebuah gambar.
Ia juga sempat menggambar ilustrasi seorang gadis muda yang tengah diikat kepalanya menggunakan gesper. Tak disangka, gambar itu diduga merujuk aksi mereka berdua saat melakukan praktek BDSM.
Hal ini terlihat dari bukti tangkapan layar yang saat ini beredar luas di media sosial. Terlihat NF beberapa kali memanggil kekasihnya dengan panggilan "Daddy".
"Dah ah gesper aja kan ada di daddy," kata NF kepada kekasihnya.
"Ada dong," sahut sang pacar.
"Bawa ya nanti," ujar NF.
"Loliku sabar sekali," balas sang kekasih.
Ketiga pria yang melakukan kekerasan seksual itu sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Ketiga pria itu sudah ditetapkan tersangka, berkasnya sudah dikirim ke kejaksaan dan sudah P21, siap disidangkan," ujar Tahan.
Saat ini, NF dikabarkan tengah hamil 14 minggu, akibat pemerkosaan tiga pria itu. Diduga, akumulasi dari perlakuan itu mempengaruhi jiwa NF sehingga melakukan pembunuhan terhadap bocah berusia lima tahun yang merupakan tetangganya.
Saat ini gadis NF telah dirujuk ke Balai Anak "Handayani" di Jakarta. Di balai milik Kemensos tersebut, gadis NF mendapatkan layanan rehabilitasi sosial sambil menunggu proses peradilan.
Sang psikolog Handayani mengatakan, ada banyak perubahan terhadap NF. Dia sudah lebih peduli dirinya.