Aswad Syam
Aswad Syam

Jumat, 15 Mei 2020 03:46

Bupati Lutra, Indah Putri Indriani saat meninjau lokasi banjir. (Sumber: Humas Pemkab Lutra)
Bupati Lutra, Indah Putri Indriani saat meninjau lokasi banjir. (Sumber: Humas Pemkab Lutra)

Perlahan Surut, Banjir Bandang Sempat Porak-porandakan Luwu Utara

Banjir bandang tiba-tiba melanda Masamba. Sejumlah fasilitas diporak-porandakan air bah dari hulu Sungai Masamba tersebut.

MASAMBA, BUKAMATA - Kamis malam, 14 Mei 2020, sekira pukul 20.00 Wita, air sungai Masamba di Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara tiba-tiba meluap. Diduga air yang mengguyur lebat di hulu sungai.

Akibatnya, banjir disertai lumpur dan sampah kayu, melanda sejumlah permukiman warga di beberapa desa dan kelurahan di Masamba. Ketinggiannya sekitat dua meter.

Selain memporakporandakan gazebo dan rumah warga di permandian Tandung Luwu Utara, air bah juga merobohkan pagar taman sulikan Masamba. Air perlahan surut, dan warga terdampak sudah mengungsi ke tempat aman.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, sigap turun ke lokasi. Dia memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara bersama pemerintah kecamatan dan stakeholder terkait lainnya, untuk segera bergerak cepak melakukan evakuasi dan assessment pasca terjadinya banjir sungai Masamba.

“Tim harus bergerak cepat. Segera lakukan evakuasi dan lakukan pendataan kerusakan yang diakibatkan luapan sungai Masamba agar secepatnya bisa diambil tindakan,” tegas Indah, saat meninjau lokasi banjir akibat meluapnya sungai Masamba.

Indah pun langsung memerintahkan Kepala BPBD Muslim Muhtar, agar segera menerjunkan anggotanya untuk melakukan evakuasi dan assessment. Termasuk Camat Masamba Adjie Arifin, diminta segera mendata warga yang terdampak. “Segera lakukan pendataan guna memastikan jumlah warga yang terdampak,” tegas Indah lagi. 

Bupati juga meminta jajaran terkait, segera malam itu juga untuk mendistribusikan kebutuhan masyarakat yang terdampak, khususnya untuk konsumsi sahur. “Apalagi saat ini masih suasana bulan Ramadan, kita ingin memastikan masyarakat tetap bisa makan sahur sebentar, dan bisa menunaikan ibadah puasa dengan baik dan lancar,” imbuhnya.

Ada dua titik yang ditinjau Indah pada Kamis malam. Titik pertama, desa Baloli sekira pukul 21.00 Wita. Bupati beralias IDP ini langsung meninjau beberapa akses jalan, utamanya jembatan menuju area wisata Tandung yang aksesnya untuk sementara dibatasi. Ia pun melarang kendaraan yang bermuatan berat melintas untuk sementara.

Titik berikutnya yang ditinjau adalah sekitaran Taman Sulikan hingga Dusun Lontang. Di sekitar kawasan ini, genangan air masih sekitar lutut orang dewasa. Gayung pun bersambut. Instruksi Bupati langsung ditindaklanjuti dengan cepat oleh BPBD, Dinas Sosial, Tagana dan Tim Gerak Cepat Kecamatan Masamba, dengan melakukan evakuasi dan assesment.  

Hasilnya, terkumpul data sebanyak 81 KK terdampak dan tidak ada korban jiwa. Tak ingin berlama-lama, Bupati bersama BPBD, Dinsos dan Camat Masamba langsung melakukan penyaluran bantuan secara door to door hingga pukul 02.00 Wita atau Jumat dinihari (15/5/2020). Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok.

Sekadar diketahui, berdasarkan informasi dari BMKG Kabupaten Luwu Utara, banjir bandang sungai Masamba terjadi mulai sekitar pukul 20.00 Wita, Kamis (14/5/2020) malam. Banjir bandang sungai Masamba tersebut terjadi karena tingginya curah hujan di beberapa wilayah Kabupaten Luwu Utara seperti data prakiraan cuaca BMKG.

#Luwu Utara #Bencana alam