Redaksi : Senin, 04 Mei 2020 03:52
ilustrasi

SITUBONDO, BUKAMATA - Kematian Sutini (40), mantan TKW yang ditemukan tak bernyawa di kamar rumahnya di Desa Demung Kecamatan Besuki, Sabtu malam, 2 Mei 2020, masih misterius. Polisi belum menemukan motif pembunuhan korban.

Namun dugaan sementara pembunuhan bukan karena perampokan. Itu berdasar hasil penyelidikan polisi bahwa tidak ada harta korban yang hilang.

"Ada motif lain (selain perampokan, Red) yang masih terus kami dalami," kata Kapolres Situbondo AKBP Sugandi, Minggu (3/5/2020).

Hanya saja, AKBP Sugandi tidak merinci motif lain dimaksud.

Namun dikutip dari Detik, seorang sumber menyebutkan, ada dugaan motif asmara di balik penyebab tewasnya korban. Dugaan itu muncul, karena selama ini korban disebut-sebut memiliki pria idaman lain (PIL). Bahkan si PIL ini juga telah pernah bermain ke rumah korban, di Desa Demung Kecamatan Besuki.

Sejak pulang jadi TKW di Malaysia sekitar 2 tahun lalu, korban memang hanya tinggal bertiga dengan kedua anaknya. Sementara sang suami hingga kini masih berada di Malaysia sebagai TKI.

Kesempatan ini diduga dimanfaatkan si PIL untuk datang bermain ke rumah korban. Namun, kebiaaan tak lazim ini sempat dipergoki putra korban berinisial ST.

"Pas malam tahun baru kemarin, pria itu bahkan sempat dipukuli sama anak korban. Saat itu dia tepergok bonceng ibunya di jalan sebelah barat rumahnya sana," kata sumber tersebut.

Putra korban, ST tampaknya sudah dimintai keterangannya oleh pihak kepolisian. Selain itu, polisi juga telah mengorek keterangan kerabat korban yang lain dan unsur perangkat desa setempat. Namun, sejauh ini polisi masih enggan membeberkan hasil sementara penyelidikan.

"Polisi masih terus mencari dan mendalami keterangan saksi. Jadi untuk motifnya belum bisa disimpulkan," tepis AKBP Sugandi.

Sebelumnya, Sutini ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar rumahnya, di Desa Demung Kecamatan Besuki. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh putrinya serta adik korban yang baru pulang dari rumah neneknya.

Ada luka parah di kepala bagian belakang ibu dua anak ini. Untuk menyelidiki penyebab kematiannya, polisi mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo.