Tragis, Sama-sama Mengira Maling, Warga Pemburu Curnak Saling Serang dalam Gelap
Warga yang sama-sama mengejar pencuri ternak, saling serang dalam gelap. Satu orang tewas.
LOMBOK, BUKAMATA - Pelaku pembunuhan Ketua Badan Keamanan Desa (BKD) Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur berhasil dibekuk aparat, Kamis (30/4). Dia adalah A (65), Warga Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah. Namun motifnya salah paham.

Kapolres Lotim, AKBP Tunggul Sinatrio, SIK menjelaskan, kejadian itu berawal saat para pelaku melakukan pencurian ternak milik Amaq Har. Kemudian Amaq Har menelpon korban dan beberapa rekannya dengan maksud meminta tolong agar menyusul jejak kaki Kerbaunya yang dibawa kabur gerombolan pelaku.
“Saat kejadian tersebut korban bersama tiga orang rekannya berjalan kaki dari rumah menuju arah Lombok Tengah mencari jejak Kerbau milik korban,” kata Kapolres menyebut kronologi.
Namun, sesampai di perbatasan Lotim dan Lombok Tengah tepatnya di Dusun Tuping Desa Wakan, Korban bertemu dengan gerombolan orang yang berada di pinggir sawah dengan membawa tombak, parang dan senter. Karena gelap, korban menghampiri para pelaku dengan maksud menanyakan aktivitas pelaku. Namun malah korban diteriaki maling.
“Para pelaku malah meneriaki korban “maling”,” sebut Kapolres. Tidak terima diteriaki maling, korban bereaksi. Akhirnya terjadi perkelahian dengan senjata tajam masing masing tak terrelakkan. Korban rupanya kewalahan dalam duel itu, akhirnya tersungkur bersimbah darah. Korban mengalami beberapa luka tusukan di bagian tubuh dan meninggal di TKP.
Dari identifikasi awal, Menurut Kapolres sebenarnya terjadi lantaran kesalahpahaman antara pelaku dan korban.
“Sebenarnya tujuan keduanya sama, yaitu mencari kerbau milik Amaq Har yang hilang. Sebanyak dua ekor,” jelas Kapolres.
Sementara hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan dilakukan Visum Et Repertum sudah dikantongi. Ditemukan luka mengenaskan di sekujur tubuh korban.
“Saksi yang diperiksa dalam kasus ini sebanyak 9 orang yang mengetahui kejadian serta yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan berupa parang dan tombak,” jelasnya.
“Kasus ini masih kita kembangkan untuk menangkap pelaku lainnya,” pungkasnya.
News Feed
Ikatek Unhas Borong Dua Gelar, Tampil Dominan di AAS Cup II 2026
18 Mei 2026 12:03
Laga Panas di BJ Habibie Pare-pare: Persib Menang, Suporter PSM Meradang
17 Mei 2026 23:52
Bungkam Juku Eja di Parepare, Persib Bandung Amankan Tiga Poin Krusial!
17 Mei 2026 21:51
Berita Populer
18 Mei 2026 12:03
18 Mei 2026 12:09
