Studi Terbaru Ungkap Populasi Manusia Dunia Diduga Jauh Lebih Besar dari Data Resmi
02 Februari 2026 18:00
Sebelum menculik anak tirinya, Lia sempat hilir mudik di depan rumah korban. Itu dipergoki tetangga.
PINRANG, BUKAMATA - Pada Senin 20 April 2020, Lia, ibu tiri yang membunuh anak tirinya, MH (5), sempat hilir mudik di dekat rumah korban di Pinrang.
Ada saksi kunci yang sempat melihatnya. Bahkan saksi sempat menegur Lia. Namun saat itu, pelaku mengaku sedang mencari rumah kerabatnya.
Saksi kunci sempat mengusir pelaku. Karena dia orang asing dan saat itu pemberlakuan social distancing.
"Saksi itu ada yang lihat, kita punya saksi kunci, ada yang negur ibu ini. 'Ibu mau ke mana, saya mau cari ini, ada keluarga di sini," ujar Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Negara kepada wartawan, Sabtu (2/5/2020).
"Jadi dia kayak bukan orang sana, jadi saksi bilang 'ndak ada ibu, ibu pergi saja'. Pelaku sempat pergi tapi ternyata balik lagi," tambah Dharma.
Selanjutnya, saksi tak melihat lagi. Namun diduga, pelaku saat itu masuk ke rumah dan menculik korban yang sedang tidur. Dia lalu menggendongnya dan membawanya dengan sepeda motor ke arah Kabupaten Sidrap.
Di tengah perjalanan, korban bangun. Posisinya di dekat jembatan.
"Anak ini kan diambil pada saat tidur, kemudian pada saat di jalan dia bangun. Namanya anak ini 5 tahun, dia sudah tahu dong, ini siapa, orang asing lingkungan asing," ujar Dharma.
"Pelaku ini berhenti dia, nah akhirnya turun dari motor, jalan sama-sama, nah ada di situ pas jembatan di Sidrap itu, akhirnya dilempar begitu saja, langsung ditinggalkan," paparnya.
Mayat korban ditemukan 10 hari kemudian. Tepatnya, Kamis 30 April 2020. Dia terdampar di saluran irigasi. Kondisinya mengenaskan. Kepalanya sudah tidak ada.
Jasad bocah 5 tahun itu lalu dibawa ke RSUD Nene Mallomo, Sidrap. Saat itu, pelaku sempat datang membesuk jasad korban. Saat itulah polisi mencurigai pelaku dan membawanya ke kantor polisi untuk diperiksa.
"Dia kan sempat datang besuk ke rumah sakit itu, pas dia duduk-duduk kita ambil itu ibunya," ujar Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Benny Pornika.
Penyidikan lebih lanjut kasus ini sendiri akan ditangani Polres Sidrap. Benny mengaku masih akan mendalami motif pelaku, terutama terkait rasa cemburu pelaku kepada korban lantaran kerap mendapat perhatian kasih sayang lebih dari ayah korban.
Pelaku merupakan istri pertama Angga, ayah MH. Namun mereka sempat pisah. MH sendiri putra Angga dari istri keempat. Lia dan Angga sempat rujuk. Namun meski rujuk, hubungan tidak terlalu harmonis. Lia melihat MH sebagai sumber masalah. Angga lebih perhatian ke bocah itu ketimbang dirinya. Itu alasan Lia kemudian menculik dan menghabisi MH.
02 Februari 2026 18:00
02 Februari 2026 17:44
02 Februari 2026 15:18
02 Februari 2026 13:53
02 Februari 2026 09:43
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 09:56
02 Februari 2026 11:43