Redaksi : Kamis, 30 April 2020 10:08
Penyelidikan kerangka manusia dugaan korban pembunuhan di kebun sawit. (Foto: Jambi Independent).

KUALATUNGKAL, BUKAMATA – Senin, 20 April 2020, sekira pukul 18.00 WIB, di perkebunan sawit, RT 01 Dusun Kampung Tengah, Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat, Rohmat dan M Sugianto, berencana memasang bubu ikan. Mereka lalu membersihkan rumput untuk meletakkan bubu ikan.

Saat itu, salah satunya melihat kayu yang aneh bentuknya. Setelah diperiksa, rupanya sebuah tulang. Selanjutnya ditemukan lagi di sekitar lokasi sehelai celana jeans panjang berwarna putih, dan pakaian dalam perempuan berwarna merah muda. Juga selembar tanktop.

Keduanya lalu menemui Geo Abriyanto dan Muhammad Dindi di Lorong Papadaan Dusun Kampung Tengah, Desa Pematang Lumut. Mereka menyampaikan penemuan tersebut. Setelah mengambil video di lokasi, keempatnya melapor ke Kasub Sektor Pematang Lumut Polsek Betara.

“Identitas korban saat ini sedang terus kita dalami,” kata Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro.

Melihat kondisi kerangka tersebut, pihaknya menduga ini adalah pembunuhan.

“Kita curiga ke arah sana (pembunuhan). Selain itu, untuk apa ada perempuan sampai ke sana,” lanjutnya. Saat ini lanjutnya, kepolisian masih berusaha mencari keluarga korban untuk diidentifikasi.

Untuk diketahui, jarak tempuh dari jalan utama desa ke lokasi penemuan kerangka, sekitar kurang lebih 200 meter. Ditambah lagi, perkebunan tersebut sudah tak terawat.

Saat ini, penyidik sudah mengumpulkan barang bukti seperti sehelai selendang hitam; satu celana jeans warna putih; satu pakaian dalam wanita warna merah; sehelai tanktop merah, dan baju warna putih motif garis-garis hitam.

“Saat ini, penyelidikan masih terus kita lakukan,” ungkapnya seperti dikutip dari Jambi Independent.