BANGKALAN, BUKAMATA - Kisah berawal di tanah rantau Malaysia. Mudassir (18), jatuh cinta kepada seorang wanita berusia 39 tahun yang sudah beranak satu. Usia anaknya malah lebih tua dari Mudassir, 23 tahun. Namanya Jefri.
Jefri menentang hubungan itu. Dia ogah punya bapak tiri yang usianya jauh lebih muda dari dirinya. Kasus itu tak selesai sampai mereka pulang ke kampung halaman.
Sebenarnya ada mediasi antara Jefri dan Mudassir. Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, saat itu perkara asmara beda usia itu sebenarnya telah selesai secara kekeluargaan.
Mudassir pun telah meminta maaf dan menyetujui syarat tak menampakkan mukanya lagi di wilayah Galis, tempat tambatan hatinya berada.
Namun, pada malam ke tiga Ramadan itu, tepatnya Minggu, 26 April 2020, Jefri melihat Mudassir bersepeda melintas di depan rumahnya. Emosinya membuncah. Mudassir melanggar kesepakatan. Dia dipermalukan untuk kedua kalinya. Jefri yang emosi, mengambil celurit dan mengejar Mudassir.
Dia sempat kehilangan jejak, hingga menemukan Mudassir di dekat pasar. Dia lalu mengejar dan menebaskan celuritnya.
Tebasan pertama mengenai leher Mudassir. Korban terjatuh dari sepeda motor. Dia coba lari, namun Jefri telah menguasainya. Mudassir tewas di sebuah kebun kosong di Dusun Blibis, Desa Lantek Timur. Sementara Jefri ditangkap di Dusun Manglang juga di Lantek Timur, tak sampai sejam sejak Polsek Galis menerima laporan pembunuhan ini pada pukul 18.00 WIB.
Mudassir tewas dengan luka di leher, lengan, perut dan pinggang. Sebuah celurit yang patah gagangnya dan sepeda motor Jupiter MX, jadi barang bukti pembunuhan sadis itu.
Jefri malam itu juga langsung dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Bangkalan, Jawa Timur.
Tersangka emosi karena korban dianggap melanggar perjanjian," ungkap Rama.
"Kami masih mendalami kasus ini, apakah pelaku hanya satu orang atau lebih," tambahnya.
Atas perbuatannya Jefri diganjar pasal 338 KUHP, dan bakal menjalani setidaknya 15 tahun penjara.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Tragis! Seorang Ibu di Bone Tewas Dianiaya Anak Kandung
-
Oknum TNI AU Tikam Pria di Makassar Hingga Tewas
-
Emosi Ditantang Duel, Pemilik Kontrakan di Bone Tikam Tamu Penyewa Hingga Tewas
-
Diplomat Indonesia Zetro Purba Tewas Ditembak OTK di Peru
-
Pelaku Pembunuhan Sadis di Selayar Dinyatakan Alami Gangguan Jiwa, Polisi Serahkan ke Dinsos