MUARA ENIM, BUKAMATA - Minggu, 26 April 2020, Reno Wahyudi (33), baru saja selesai berpesta sabu-sabu dengan tiga rekannya, DV, GG, dan pacar DV yakni DS. Sabu-sabu itu dibeli dengan harga Rp500 ribu, dan dipakai bersama.
Usai berpesta, Reno mengantar rekannya pergi. Setelah itu, dia masuk ke dalam kamar. Dia sempat cekcok saat istrinya, Mireza Aditama (34) mempertanyakan wanita idaman lain Reno.
Pelaku Reno, lalu meminta korban Mireza mandi. Pelaku lalu menunggu di luar kamar. Namun saat di kamar mandi, korban menelponnya lewat video call dan memperlihatkan bahwa dia ingin bunuh diri.
Diduga karena dalam pengaruh narkoba, melihat kelakuan korban, pelaku jadi emosi dan mendobrak pintu kamar yang dikunci oleh korban.
"Dan setelah pintu terbuka, pelaku kemudian memukuli korban, dan membenamkan wajah korban ke wastafel dan kemudian menjeratnya menggunakan tali rafia, dan kurang puas, ia mengambil kabel antena dan menjeratkannya di leher korban," kata Kapolres Muaraenim, AKBP Donni Eka Saputra melalui Kasat Reskrim, AKP Dwi Satya Arian, Selasa,(28/4/2020).
Korban meninggal dalam keadaan tidak sempat memakai pakaiannya. Dijelaskan Dwi, setelah melihat korban tak bergerak lagi, pelaku panik dan ketakutan.
"Dia mencoba membangunkan korban, namun korban tak bergerak lagi, bahkan ia sempat memberikan nafas buatan kepada korban dan berharap korban bangun. Setelah melihat korban benar-benar tak bergerak, iapun pergi ke rumah tetangganya yakni Sofyan untuk membawanya ke rumah sakit," katanya.
Ditambahkan Kasat, saat ini pelaku baru sadar setelah dari pengaruh narkoba.
"Kemarin saat hari pertama, dia masih halu, karena masih dalam pengaruh narkoba. Namun saat ini dia sudah mulai normal dan sudah bisa ditanyai dengan jelas," tambahnya.
BERITA TERKAIT
-
Tragis! Seorang Ibu di Bone Tewas Dianiaya Anak Kandung
-
Oknum TNI AU Tikam Pria di Makassar Hingga Tewas
-
Emosi Ditantang Duel, Pemilik Kontrakan di Bone Tikam Tamu Penyewa Hingga Tewas
-
Diplomat Indonesia Zetro Purba Tewas Ditembak OTK di Peru
-
Pelaku Pembunuhan Sadis di Selayar Dinyatakan Alami Gangguan Jiwa, Polisi Serahkan ke Dinsos