Redaksi : Selasa, 28 April 2020 10:46
Polisi memperlihatkan barang bukti pembunuhan sopir taksi di Bandung oleh pasangan lesbian.

BANDUNG, BUKAMATA - Empat orang perempuan dibekuk karena melakukan pembunuhan pada seorang sopir taksi bernama Samiyo Basuki Riyanto, 30 Maret 2020 lalu. Mayat pensiunan PNS berusia 60 tahun itu, ditemukan di jurang, di tebing hutan Pinus di Pangalengan, Bandung, Jawa Barat.

Para pelaku diketahui merupakan empat perempuan lesbian atau penyuka sesama jenis.

Pelaku masing-masing berinisial AS alias Riska (20), KS alias Risma (18), TGC alias Sela (19) dan seorang gadis di bawah umur yakni ERS alias Iki (15).

Saat ini, para pelaku sudah diamankan oleh aparat kepolisian Polresta Bandung.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan membeberkan, terungkapnya kasus tersebut saat pihak kepolisian menerima laporan temuan mayat Samiyo Basuki Riyanto di tebing pinus pada 30 Maret Lalu.

Sejak saat itu, aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

Rupanya, korban dibunuh oleh empat orang wanita yang saat itu menyewa taksi online korban.

Kasatreskrim Polresta Bandung, AKP Agta Bhuwana dilansir tribunnews mengatakan, para pelaku merupakan pasangan lesbi atau penyuka sesama jenis.

"Setelah itu ditemukan bahwa memang ada hubungan spesial antara keempat wanita itu. Mereka berkomunikasi dan bertemu melalui aplikasi Her yang ada di android," kata dia.

Agta menambahkan, berdasarkan para tersangka ini memang mereka awal bertemu aplikasi Her kemudian melanjutkan komunikasi di luar itu, dan bertemu.

"Empat orang ini merupakan dua pasang (lesbi) mereka saling mengenal sekitar 3-4 bulan," ungkapnya.

Mereka membunuh korban saat dalam perjalanan. Ketika itu disepakati tarif Rp1,7 juta. Namun para pelaku tidak punya uang. Akhirnya timbul niat jahat.

Risma yang mencekik dan membekap korban. Sementara Iki yang memukulnya menggunakan kunci Inggris sebanyak 8 kali. Korban lalu dibuang di jurang.