Redaksi : Senin, 27 April 2020 10:49
Ilustrasi

DOMPU, BUKAMATA - Minggu, 26 April 2020. Malam itu Ardin (29) menanyakan surat gadai emas ke istrinya Samsimah. Mereka pun adu mulut di rumah mereka, Desa Serakapi, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Samsimah tak melayani lebih lanjut. Dia memilih pergi tidur. Pukul 22.30 Wita, Samsimah terbangun. Dia tidak mendapati suaminya di sampingnya.

Dia lalu bangun mencari. Di kusen pintu, dia melihat tubuh suaminya dengan leher terikat di kusen pintu kamar.

Itu diungkap Kapolsek Woja Ipda Abdul Haris kepada wartawan, Senin (27/4/2020).

"Kemudian istri korban langsung memotong tali dan berteriak minta tolong. Tidak lama kemudian, datang kepala dusun bersama beberapa orang tetangga yang membantu mengevakuasi korban ke atas tempat tidur," tambahnya.

Nyawa Ardin sudah tak tertolong. Jasad korban lalu dievakuasi ke RSUD Dompu untuk divisum. Hasil visum menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Keluarga korban meminta almarhum agar untuk dilakukan visum," ujar Abdul.

Jenazah kemudian dibawa kembali ke rumah duka sambil menunggu dari pihak keluarga almarhum dari Desa Nitu Bima," ucap Abdul.