BUKAMATA - Di tengah pandemi COvid-19, aksi pencurian belakang ini marak terjadi. Terutama pada malam hari.
Saat gelap, aksi mencongkel dan membawa kabur mobil lebih minim risiko. Apalagi si pemilik kendaraan kemungkinan besar sudah terlelap.
Kalau ada jam favorit pelaku curanmor beraksi, itu adalah pada pukul 2-3 dinihari.
"Tapi kalau biasanya waktu favorit yang mereka pilih adalah antara jam 2-3 dini hari saat kebanyakan orang terlelap tidur," kata Service Manager Auto2000, Suparna.
Memiliki kamera pengawas (CCTV) di rumah akan membantu mengurangi risiko jadi korban pencurian kendaraan. Soalnya pelaku pencurian biasanya butuh melakukan survey lebih dulu sebelum beraksi menggondol mobil.
"Kemudian biasanya kalau mereka kesulitan melakukan aksinya karena ada pengaman yang bagus biasanya mereka akan rapikan mobil dulu, ditinggal dan kembali lagi pada waktu aman berikutnya dengan part atau peralatan yang lebih memudahkan aksinya," jelas Suparna.
"Lebih baik lagi pasangkan kamera yang terkoneksi dengan perangkat gadget yang mana bila ada gerakan mencurigakan di sekitar kendaraan maka akan ada pemberitahuan di gadget. Sehingga antisipasinya pasti akan lebih tepat juga," tuturnya.
Pemasahan GPS pada mobil atau kunci ganda akan sangat membantu menghindari jadi korban pencurian. Hal sederhana lain yang bisa dilakukan adalah memasang cover mobil.
"Jangan lupa pemasangan cover mobil yang bagus, selain menambah keamanan juga bisa melindungi cat kendaraan dari bercak akibat debu yang disertai hujan dan panas matahari," tutupnya.
BERITA TERKAIT
-
Empat Remaja di Selayar Terekam CCTV Mencuri Barang Milik Pengunjung Car Free Night
-
Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Kotak Amal Masjid di Bone
-
Remaja Pelaku Pencurian Spesialis Rumah Kosong Berhasil Diamankan Tim Resmob Polres Selayar
-
Pelaku Pencurian di Bone Berhasil Ditangkap, Kerugian Capai Rp720 Juta
-
Kurang dari 24 Jam, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Curanmor di Bontocani Bone