MAKASSAR, BUKAMATA - Total 330 santri asal Sulsel dari Pondok Pesantren Al-Fatah Magetan, Jawa Timur telah menjalani pemeriksaan rapid test. Hasilnya, 16 santri di antaranya menunjukkan positif Covid-19.
Kabar tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Ichsan Mustari. Menurutnya, pemeriksaan cepat itu dilakukan saat para santri tiba di Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Makassar.
"16 santri yang rapid test-nya positif ini, semua telah kita ambil swab-nya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sekarang kita menunggu hasil swabnya, mudah-mudahan tidak ada yang positif," ungkap Ichsan.
Pengujian laboratorium tersebut, kata ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulsel itu dilakukan guna memastikan apakah 16 santri itu betul-betul terpapar Covid-19 atau tidak.
Saat ini kata Ichsan, 16 santri tersebut sedang diisolasi di Kantor Badan Diklat sambil menunggu hasil pemeriksaan swab-nya keluar.
"Mereka di sana dikelola oleh Badan Diklat, ada layanan kesehatan di sana, ada dokter yang kita siapkan. Sambil menunggu nanti bagaimana hasil swab-nya," jelasnya.
"Jika mereka negatif, maka akan langsung dipulangkan ke daerah masing-masing. Namun mereka harus tetap diisolasi di rumahnya masing-masing," demikian Ichsan.
BERITA TERKAIT
-
Perdana! Pesantren Modern Al-Fityan Gowa Tamatkan 110 Santri
-
Kakanwil Kemenag Sulsel Puji Transformasi Pondok Pesantren As'adiyah Sengkang
-
Dendam dapat Hukuman, Santri di Palangka Raya Bunuh Gurunya
-
Wamentan Ajak Santri di Madiun Terjun ke Sektor Pertanian
-
2 Santri Jadi Korban Banjir di Polman, 1 Tewas dan Korban Lainnya Hilang