Singapura Larang Penggunaan Zoom Usai Muncul Konten Cabul Saat Guru Ngajar
Aplikasi Zoom dilarang di Singapura. Peristiwa itu terjadi ketika guru tengah mengajar mata pelajaran Geografi, lalu tiba-tiba muncul gambar Cabul.
BUKAMATA - Pemerintah Singapura resmi meralang penggunaan aplikasi konferensi Video Zoom yang sebagian besar digunakan oleh para Guru.

Hal tersebut itu diungkapkan Kementerian Pendidikan Singapura, setelah adanya 'insiden yang sangat serius' pada aplikasi tersebut pada pekan lalu.
Peristiwa itu terjadi ketika guru tengah mengajar mata pelajaran Geografi, lalu tiba-tiba muncul gambar cabul dan video pria berkomentar cabul kepada gadis remaja.
“Ini adalah permasalahan yang serius. Kementerian Pendidikan tengah melakukan investigasi dan akan membuat laporan polisi jika terbukti," kata Dirjen Pendidikan dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Aaron Loh.
"Sebagai tindakan preventif, guru-guru dilarang menggunakan Zoom sampai masalah keamanan ini terselesaikan,” sambungnya dilansir Reuters, Jumat (10/4/2020).
Menurut Loh, mereka akan memberi arahan mendalam kepada dewan guru tentang protokol keamanan seperti mensyaratkan login yang aman dan tidak membagikan tautan pertemuan selain seluruh siswa di kelas.
Belakangan ini, Zoom menjadi perhatian khalayak setelah diketahui ribuan video bocor di jagat maya. Bahkan sebelumnya, Taiwan dan Jerman juga telah membatasi penggunaan Zoom.
Sementara Alphabet Inc Google melarang versi desktop Zoom dari laptop perusahaan namun tetap diberikan izin untuk penggunaan melalui perangkat smartphone.
News Feed
Program B50 Berlaku 1 Juli 2026, Mentan: Harga CPO Dunia Naik Signifikan
21 April 2026 13:24
Menteri ESDM Pastikan Harga LPG 3 Kg Tidak Naik, Stok Aman
21 April 2026 12:33
Stop Pungutan, Munafri Ancam Copot Kepsek yang Nekat Gelar Perpisahan Berbayar
21 April 2026 12:11
Berita Populer
21 April 2026 12:33
21 April 2026 12:11
21 April 2026 13:24
21 April 2026 13:42
21 April 2026 13:59
