Ulfa
Ulfa

Jumat, 10 April 2020 14:50

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Singapura Larang Penggunaan Zoom Usai Muncul Konten Cabul Saat Guru Ngajar

Aplikasi Zoom dilarang di Singapura. Peristiwa itu terjadi ketika guru tengah mengajar mata pelajaran Geografi, lalu tiba-tiba muncul gambar Cabul.

BUKAMATA - Pemerintah Singapura resmi meralang penggunaan aplikasi konferensi Video Zoom yang sebagian besar digunakan oleh para Guru.

Hal tersebut itu diungkapkan Kementerian Pendidikan Singapura, setelah adanya 'insiden yang sangat serius' pada aplikasi tersebut pada pekan lalu.

Peristiwa itu terjadi ketika guru tengah mengajar mata pelajaran Geografi, lalu tiba-tiba muncul gambar cabul dan video pria berkomentar cabul kepada gadis remaja.

“Ini adalah permasalahan yang serius. Kementerian Pendidikan tengah melakukan investigasi dan akan membuat laporan polisi jika terbukti," kata Dirjen Pendidikan dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Aaron Loh.

"Sebagai tindakan preventif, guru-guru dilarang menggunakan Zoom sampai masalah keamanan ini terselesaikan,” sambungnya dilansir Reuters, Jumat (10/4/2020).

Menurut Loh, mereka akan memberi arahan mendalam kepada dewan guru tentang protokol keamanan seperti mensyaratkan login yang aman dan tidak membagikan tautan pertemuan selain seluruh siswa di kelas.

Belakangan ini, Zoom menjadi perhatian khalayak setelah diketahui ribuan video bocor di jagat maya. Bahkan sebelumnya, Taiwan dan Jerman juga telah membatasi penggunaan Zoom.

Sementara Alphabet Inc Google melarang versi desktop Zoom dari laptop perusahaan namun tetap diberikan izin untuk penggunaan melalui perangkat smartphone.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Zoom